Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di NTT hingga 3 Februari
NTT NEWS

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di NTT hingga 3 Februari

By Redaksi30 Januari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto Kepala BPBD NTT dan Kepala BMKG Kupang saat konferensi pers di Kantor Gubernur NTT, Kamis, 30 Januari 2025 (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 3 Februari mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala BMKG El Tari Kupang, Sti Nenotek dalam konferensi pers di Kantor Gubernur NTT, Kamis, 30 Januari 2025.

Menurut Nenotek, hampir seluruh wilayah NTT kini sedang mengalami puncak musim hujan, dengan fenomena atmosfer yang semakin menguat dan meningkatkan curah hujan di wilayah tersebut.

“Kami perkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga 3 Februari, sedangkan musim hujan diprediksi akan berlangsung hingga Februari,” jelas Nenotek.

Lebih lanjut, pihak BMKG terus memantau potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan munculnya bibit siklon tropis. Nenotek menegaskan, mereka siap mengantisipasi jika fenomena tersebut terjadi.

Sebagian wilayah NTT, seperti Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kota Kupang, dan Manggarai, diperkirakan akan mengalami curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari mendatang.

Kepala BPBD NTT, Cornelis Wadu menambahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan mitigasi dan antisipasi terhadap dampak bencana.

“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah kabupaten/kota untuk memitigasi potensi bencana,” ujar Cornelis.

Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan angin kencang.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk menyiagakan tim dari Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai untuk mengatasi dampak bencana seperti longsor dan banjir,” kata Andriko.

Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi terkini dan mematuhi imbauan pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Penulis: Ronis Natom

Andriko Noto Susanto BMKG Cuaca Ekstrem Penjabat Gubernur NTT
Previous ArticlePenjabat Gubernur NTT Apresiasi Penanganan Longsor di TTS
Next Article Warga Desa Nataute Ancam Demonstrasi Jika Proyek SPAM Gagal Selesaikan Masalah Air Bersih

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.