Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dua Pria Terlibat Pertengkaran di Ruang Rawat Inap Puskesmas Boawae, Diduga Dipicu Perselingkuhan
HUKUM DAN KEAMANAN

Dua Pria Terlibat Pertengkaran di Ruang Rawat Inap Puskesmas Boawae, Diduga Dipicu Perselingkuhan

By Redaksi28 Februari 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keributan di ruang rawat inap Puskesmas Boawae, Kabupaten Nagekeo (Foto: Tangkapan layar video)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Pertengkaran hebat antara dua pria terjadi di ruang rawat inap Puskesmas Boawae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo pada Jumat, 28 Februari 2025

Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial, memperlihatkan keributan dengan latar belakang petugas medis yang sedang berupaya meredakan situasi.

Kepala Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeny membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi di fasilitas kesehatan yang ia pimpin.

Ia menjelaskan, pertengkaran ini dipicu oleh masalah pribadi terkait hubungan percintaan, antara seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Boawae dan seorang pria yang datang dari luar.

“Masalah percintaan ini, antara Nakes di sini dengan selingkuhannya,” ungkap Wilfrida kepada VoxNtt.com pada Jumat, 28 Februari 2025.

Menurut Wilfrida, kronologi kejadian berawal saat Rolin Kopa, seorang pria yang disebut-sebut sebagai pasangan selingkuhan dari seorang bidan bernama Erny Tolo, datang ke ruang rawat inap dengan maksud untuk menemui Erny.

Namun, No Cola, seorang tenaga medis di Puskesmas Boawae yang juga diketahui merupakan saudara kandung Erny Tolo, menolak Rolin untuk masuk.

“Saya ada perlu dengan nona Erny,” ujar Rolin Kopa, seperti yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Penolakan dari No Cola ini memicu adu mulut yang semakin memanas. Menurut informasi yang beredar, Rolin Kopa yang sudah beristri, mengklaim memiliki hubungan spesial dengan Erny Tolo.

Ia datang untuk menagih uang yang diduga telah diambil oleh Erny, dengan jumlah mencapai ratusan juta rupiah.

Ketegangan semakin memuncak saat Rolin berusaha meminta uang tersebut kembali, namun mendapat perlawanan dari No Cola.

Saksi mata menyebutkan, pertengkaran tersebut semakin membesar, dan bahkan Erny Tolo turut menolak untuk mengembalikan uang yang diminta.

“Kau pikir selama ini kau naik saya, itu gratis kah?” ujar sumber yang menirukan ucapan Erny Tolo dalam keributan tersebut.

Insiden ini kemudian menarik perhatian tenaga medis lainnya yang ada di Puskesmas Boawae, dan sempat menyebabkan kegaduhan di lingkungan tersebut.

Akibat kejadian ini, kasus telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Boawae. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Boawae, Ipda Ferdi Leonard Mina Belo, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Nagekeo, Lukas Mere, menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo untuk menindaklanjuti permasalahan ini.

“Saya akan segera berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan,” ujar Lukas Mere.

Lukas juga menegaskan, kasus perselingkuhan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat diproses secara pidana jika ada laporan resmi yang masuk ke pihak berwajib.

Namun, untuk penindakan secara internal, Pemda Nagekeo akan menyerahkan sepenuhnya kepada atasan langsung yang bersangkutan, dalam hal ini Kepala Puskesmas Boawae dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo.

Hingga berita ini diterbitkan, Erny Tolo dan No Cola belum memberikan sanggahan terkait peristiwa keributan tersebut.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Kabupaten Nagekeo Kecamatan Boawae Lukas Mere Nagekeo Puskesmas Boawae
Previous ArticleKejaksaan Tinggi NTT Gelar Kegiatan Sosial Sambut Bulan Suci Ramadan 1446 H
Next Article Tim Panitia Pesta Rakyat Melki-Johni Salurkan Paket Bantuan Sembako untuk Panti Asuhan di Kupang

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.