Mbay, VoxNTT.com – Ermelindis Co’o Tu (37), warga Desa Sawu akhirnya meninggal dunia setelah dirawat secara intensitas di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Minggu, 14 September 2025.
Kematian Ermelindis menambah daftar korban meninggal dunia menjadi 9 orang akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Mauponggo, pada Senin sore, 8 September 2025.
Ermelindis sebelumnya turut diterjang banjir bandang bersama saudara laki-lakinya Eligius Sopi Bela (34), ayah dari balita perempuan Maria Condriani Febrian Nua Kio yang masih berusia 7 bulan serta Ibu Mertua Eligius, Fancelina Meli Boa (60) yang saat ini telah dikuburkan.
Ermelindis sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Mauponggo selama dua malam. Karena kondisinya yang kian kritis, Almarhumah kembali dirujuk ke RSUD Aeramo pada Rabu, 9 September 2025 malam, bersamaan dengan prosesi penguburan tiga anggota keluarga lain dalam rumah itu.
Rofinus Mere, ayah Ermelindis juga masih terus meratapi kematian dua anak dan cucunya itu.
Saat ini jenazah Ermelindis masih berada di RSUD Aeramo. Jenazah akan segera dibawa ke kampung halamannya di Desa Sawu untuk dimakamkan.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

