Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Gubernur NTT Komit Terus Dukung Upaya Pelestarian Budaya
Seni dan Budaya

Gubernur NTT Komit Terus Dukung Upaya Pelestarian Budaya

By Redaksi22 Oktober 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka kegiatan Kemah Budaya Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 22 Oktober 2025 (Foto: Dio Ceunfin)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan, pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung upaya pelestarian dan perlindungan karya budaya.

Menurut Melki, upaya yang ditempuh oleh UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT melalui kegiatan Kemah Budaya akan memberikan ruang bagi terjalinnya relasi berkelanjutan antara masyarakat dan pemerintah dalam pemajuan kebudayaan.

Pelestarian dan pengembangan karya seni sebagai bentuk pemajuan kebudayaan lokal merupakan tanggung jawab bersama, kata Melki.

Upaya ini, menurutnya, harus terus dilakukan secara merata di seluruh lapisan masyarakat dengan memperhatikan keragaman dan kebutuhan sosial budaya masing-masing daerah.

“Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut adalah melalui penyelenggaraan kegiatan Kemah Budaya Tahun 2025 ini, yang secara khusus ditujukan bagi generasi muda, terutama para pelajar dari berbagai sekolah,” kata Melki saat membuka kegiatan Kemah Budaya Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Melki berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memperluas wawasan, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa, mengimplementasikan nilai-nilai budaya, serta mengembangkan kreativitas dan potensi diri.

Perkuat Jam Belajar

Gubernur Melki juga menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT sedang merumuskan peraturan untuk memperkuat jam belajar dan jam ibadah terkhusus bagi siswa.

“Kami sekarang sedang rumuskan regulasi terkait jam belajar, yang di dalamnya juga atur terkait quality time bersama orangtua, keluarga,” katanya.

Hal ini menurutnya, bertujuan untuk membangun kualitas keluarga sebagai tiang pendidikan utama anak-anak dan pendekat hubungan dengan Tuhan.

Karena itu, Melki meminta kepada semua siswa dan para guru untuk mendorong kebiasaan membaca, menulis, dan beribadah di rumah, dengan menyediakan waktu khusus pada pukul 17.30-19.00 dengan pengecualian pada hari Sabtu.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak perubahan yang signifikan, mengingat situasi dan kondisi saat ini menunjukkan peningkatan angka kasus HIV/AIDS, khususnya di kalangan usia produktif dan remaja.

“Situasi sekarang jika kita tidak awasi dengan ketat, jika tidak diatur dengan baik akan jadi bom waktu bagi kita semua,” katanya.

Peningkatan kasus HIV/AIDS, kata dia, tentu saja menjadi alarm bagi semua pihak bahwa penguatan peran keluarga dalam membangun karakter, moral, dan pengawasan terhadap anak-anak sangat penting.

Apalagi saat ini banyak anak muda dipengaruhi oleh penggunaan smartphone karena kurang pengawasan orang tua.

Melki berharap, melalui penerapan jam belajar dan jam ibadah akan menghadirkan ruang interaksi yang lebih hangat di dalam keluarga dalam membimbing dan mengawasi anak-anak supaya tidak ‘tersesat’ dalam penggunaan teknologi.

Ia juga berharap dengan kegiatan-kegiatan positif seperti Kemah Budaya ini, akan terus lahir generasi muda yang tidak hanya kreatif dan berprestasi, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan berkepribadian baik juga dapat menghindarkan para generasi muda dari hal-hal buruk yang bisa merusak masa depan mereka.

Berharap pula kegiatan Kemah Budaya Tahun 2025 ini dapat menjadi wadah yang inspiratif untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air melalui budaya.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras demi terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat ini,” jelas Melki. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticlePater Antonio Kaka Pulang ke Tambolaka, Disambut Meriah dengan Tarian Nagekeo dan Sumba
Next Article Revitalisasi 92 Rumah Adat di Manggarai Capai Progres Signifikan, Ditarget Rampung Desember 2025

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

GAMKI NTT Luncurkan ‘Road to Event Academy’ untuk Cetak SDM Ekonomi Kreatif

29 Mei 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.