Tambolaka, VoxNTT.com – Suara gong berpadu dengan hentakan kaki para penari asal Nagekeo memecah siang yang terik, Rabu, 22 Oktober 2025.
“Tong, tong, tong, cha, cha, cha,” demikian bunyi irama yang mengiringi prosesi penyambutan Pater Antonio Gaina Kaka, imam muda dari Kongregasi SVD yang baru ditahbiskan.
“Sebenarnya ada apa di halaman depan Paroki St. Arnoldus Janssen Tambolaka?” tanya seorang gadis kecil di tengah hiruk pikuk keramaian. Namun sebelum sempat dijawab, ia sudah menghilang di antara massa.
Matahari siang terasa menyengat, membakar rerumputan kering dan tubuh mungil para penari.
Di Jalan Umum Bandara Lede Kalumbang, arus kendaraan sempat terhenti sejenak. Warga berkerumun menyaksikan arak-arakan Pater Antonio Gaina Kaka, imam sulung asal Tambolaka dari kongregasi SVD.
Para imam berjubah putih berbaris rapi, menyala melebihi teriknya matahari siang itu.
Mereka bersama umat menyambut sang yubilaris dengan penuh sukacita dan persaudaraan, menghantarnya menuju rumah Tuhan, tempat benih panggilan imamatnya dahulu tumbuh dan bersemi.
Ibadat agung berlangsung khidmat di Paroki St. Arnoldus Janssen Tambolaka, dipimpin oleh Pastor Kepala Ferdi Ganti, SVD.
Setelah ibadat, Pater Antonio diarak menuju rumah orang tuanya. Tarian Nagekeo dan tarian Sumba yang dibawakan anak-anak SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka menambah semarak suasana.
Suasana haru bercampur gembira menyelimuti hati keluarga, sahabat, dan teman masa kecilnya.
“Lihatlah! Antonio datang bukan hanya sebagai sahabat dan teman sepermainan yang biasa seperti dulu lagi tapi kini ia telah menjadi Imam Tuhan yang akan mendedikasikan seluruh dirinya bagi umat Allah di Negara Tchad, Afrika bagian tengah,” ujar seorang umat penuh bangga.
Antonio, yang dulu hanya dikenal sebagai anak kampung biasa, kini telah dipanggil dan dipilih Tuhan menjadi imam misionaris.
Ia diutus menjadi terang bagi dunia, khususnya di negara Tchad yang menjadi medan misinya.
Puncak perayaan syukur digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025, di halaman Gereja St. Arnoldus Janssen Tambolaka.
Dalam Ekaristi Syukur itu, Pater Antonio Gaina Kaka, SVD mengungkapkan rasa terima kasihnya bersama orang tua, keluarga, sahabat, dan seluruh umat yang hadir.

Ia juga membagikan berkat tahbisannya kepada mereka.
Para siswi SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka tampil memukau dalam tarian penyambutan, dengan gerak tubuh yang anggun dan busana bermotif Sumba yang indah.
“Untuk yang indah seperti ini hanya ada di SMA Katolik St. Josef Freinademetz Tambolaka,” kata seorang guru dengan bangga.
Banyak peserta didik yang penasaran, “Akan ke manakah Pater ini bertugas?” Pertanyaan itu terjawab saat acara santai di bawah rindangnya pohon beringin di halaman gereja tua Tambolaka.
Pater Antonio Gaina Kaka, SVD, ditahbiskan pada 4 Oktober 2025 di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Maumere–Flores, bersama rekan-rekan seangkatannya oleh Uskup Dr. Paulus Budi Kleden, SVD.
Ia kini siap menjalani misi perdananya di Regio SVD Tchad, Afrika Tengah, jauh dari tanah kelahiran, namun dekat di hati umat yang mengasihi dan mendoakannya.
Kontributor: Br. Yohanes Mau, SVD
Staf guru di SMAFREND- Tambolaka

