Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Keuskupan Kupang Harapkan HPS 2025 Hasilkan Dampak Positif bagi Umat
KOMUNITAS

Keuskupan Kupang Harapkan HPS 2025 Hasilkan Dampak Positif bagi Umat

By Redaksi27 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
HPS 2025 Keuskupan Agung Kupang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, Romo Krispianus Saku, mengharapkan agar peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2025 yang dipusatkan di Gereja Santo Simon Petrus Tarus pada 26–29 Oktober 2025 dapat membuahkan hasil positif bagi kehidupan umat.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan HPS 2025 di Aula Utama Balai Pertanian dan Peternakan Noelbaki, Kupang, Senin, 27 Oktober 2025, Romo Krispinus mengatakan bahwa Gereja Katolik memandang persoalan pangan sebagai salah satu masalah serius dalam kehidupan umat dan masyarakat luas.

“Gereja Katolik melihat masalah pangan merupakan salah satu masalah yang serius dalam kehidupan umat yang juga masyarakat, oleh sebab itu terjadi Katolik melalui peringatan hari pangan sedunia tanggal 16 Oktober kemarin,” ujarnya.

Menurut Romo Krispinus, Keuskupan Agung Kupang telah menggagas sejumlah kegiatan penting untuk meningkatkan kepedulian umat dalam menyediakan pangan yang baik, terutama bagi mereka yang berprofesi sebagai petani, peternak, dan nelayan.

Ia menambahkan, kegiatan yang berpusat di Paroki Santo Simon Petrus Tarus diharapkan dapat membawa hasil yang positif, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di kalangan umat Katolik.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Usman Husin menyampaikan apresiasi kepada Keuskupan Agung Kupang atas inisiatif nyata dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Dikatakan Usman, HPS 2025 menjadi momentum penting untuk mengembangkan potensi pangan lokal yang melimpah di NTT.

“Jagung, sukun, ubi-ubian dan lainnya adalah langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian dalam ketahanan pangan,” katanya melalui daring saat pembukaan HPS 2025.

Menurutnya, upaya ini tidak hanya menjaga warisan budaya dan sumber daya alam, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat kecil dan petani lokal.

“Mari kita bersama-sama meneguhkan komitmen bahwa setiap kebijakan, gerakan, dan kegiatan nyata harus berpihak pada kehidupan masyarakat karena hak atas pangan adalah hak untuk hidup dengan bermartabat,” sambung politisi PKB tersebut.

Usman juga berharap semangat HPS 2025 dapat menumbuhkan harapan baru, mempererat solidaritas, serta menguatkan langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Ia menegaskan, masa depan yang berkeadilan, berkelimpahan, dan berkelanjutan bagi seluruh umat manusia dapat tercapai apabila semua pihak bersatu dalam memperjuangkan hak atas pangan.

Diketahui, peringatan HPS 2025 diikuti oleh 55 peserta dari paroki-paroki se-Keuskupan Agung Kupang dengan mengusung tema besar “Hak Atas Pangan untuk Kehidupan dan Masa Depan yang Lebih Baik.”

Penulis: Ronis Natom

Keuskupan Kupang Kota Kupang
Previous ArticleHakim PN Kupang Kabulkan Sebagian Gugatan Pra Peradilan Mantan Direktur PT Arsenet Global Solusi
Next Article Orang Tua Mahasiswa Laporkan Dugaan Pungli di Fakultas Kedokteran Hewan Undana

Related Posts

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.