Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Kelangkaan BBM di NTT Masuki Pekan Ketiga, Warga Ruteng Terdampak Serius
Ekbis

Kelangkaan BBM di NTT Masuki Pekan Ketiga, Warga Ruteng Terdampak Serius

By Redaksi26 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD NTT, Sheline Lana (Foto: Dok. Pribadi/ HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sudah hampir tiga minggu wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini juga dirasakan oleh masyarakat di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang menghadapi situasi serupa.

Kelangkaan BBM tersebut berdampak besar pada aktivitas ekonomi masyarakat kecil, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada pekerjaan harian. Pendapatan warga pun menurun drastis.

Sipri, seorang nelayan di Ruteng, mengungkapkan kepada VoxNtt.com pada Selasa malam bahwa dirinya tidak dapat melaut akibat tidak tersedianya solar.

“Saya tidak bisa melaut karena tidak ada solar. Belum lagi kalau kami beli di pengecer harganya tinggi sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, tidak bisa melaut berarti tidak ada pemasukan untuk keluarganya.

“Saya tidak melaut jadi tidak punya penghasilan untuk keluarga dan kami harus peras otak (berpikir) supaya bisa ada pemasukan untuk keluarga,” ujarnya.

Situasi kelangkaan BBM ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD NTT, Sheline Lana. Saat dihubungi melalui telepon seluler, ia menegaskan perlunya langkah serius dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini.

“Saya dan masyarakat pada umumnya berharap Pemerintah serius mengurusi kelangkaan BBM yang terjadi karena sangat berpengaruh ke kehidupan sehari-hari. Terutama dampak ekonomi yang di timbulkan bagi para pelaku di Sektor UMKM,” ujar Sheline, Kamis, 26 November 2025 pagi.

Ia juga menyoroti praktik para pengecer yang menaikkan harga secara tidak wajar di tengah kelangkaan.

“Pemerintah perlu menindak oknum-oknum pengecer yang sesuka hati menaruh tarif BBM eceran, karena itu sangat menyulitkan masyarakat kecil untuk membelinya,” ujarnya.

Dari hasil penelusurannya di lapangan, Sheline menemukan, di wilayah tiga Manggarai harga BBM eceran melambung tinggi. Satu botol ukuran 1,5 liter dijual hingga Rp35.000, sementara satu jeriken 5 liter mencapai Rp150.000.

“Hal ini tentunya harus di tindak,” katanya.

Sheline mendorong Pemerintah Daerah agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat distribusi BBM di NTT serta menambah volume pasokan.

“Kita mendorong supaya Pemerintah Daerah dapat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar persoalan BBM di NTT bisa segera cepat di selesaikan. Dan bila perlu diminta tambahan volume BBM untuk masuk ke Wilayah NTT,” jelasnya.

Penulis: Ronis Natom

BBM BBM Bersubsidi DPRD NTT Sheline Lana
Previous ArticlePria yang Diduga Pengidap HIV/AIDS di Nagekeo Perkosa Ibu Muda, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap
Next Article Kejari Kota Kupang Selidiki Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD

Related Posts

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Reses di Manggarai Timur, Siena Katarina Bantu Pembangunan Gereja Stasi Bangka Jari

1 Juli 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.