Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tim Cozy Comodo Kupang Angkat Alarm Sampah Pesisir lewat Aksi Beach Clean-Up
Regional NTT

Tim Cozy Comodo Kupang Angkat Alarm Sampah Pesisir lewat Aksi Beach Clean-Up

By Redaksi27 November 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Cozy Comodo, peserta Green Leadership Indonesia Batch 5 wilayah NTT, menggelar aksi bersih pantai di Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang, Rabu, 26 November 2025 (Foto: Lucianos Persli)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Tim Cozy Comodo, peserta Green Leadership Indonesia Batch 5 wilayah NTT, menggelar aksi bersih pantai di Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang, Rabu, 26 November 2025.

Kegiatan bertema “GROW to GLOW: Sampah Bersih, Lingkungan Pulih, Generasi Peduli” itu digelar untuk merespons meningkatnya timbunan sampah kota yang mencapai 100–200 ton per hari dan diperkirakan 30 persen mengalir ke wilayah pesisir.

Ketua Tim Cozy Comodo NTT, Ainun Azizah Tasmira mengatakan, persoalan sampah di Kota Kupang terus mengkhawatirkan.

“Sampah khususnya plastik dapat mencemari ekosistem laut, merusak terumbu karang, menimbulkan kematian biota laut, serta berpotensi masuk dalam rantai makanan manusia melalui mikroplastik,” ujar Ainun.

Ia menegaskan, aksi bersih pantai itu menjadi langkah kecil namun penting untuk menekan dampak pencemaran sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar lebih peduli lingkungan. Inisiatif itu juga sejalan dengan misi Green Leadership Indonesia dalam mencetak pemimpin muda berorientasi ekologi.

Kegiatan Beach Clean-Up dilakukan secara kolaboratif bersama komunitas, UKM kampus, dan berbagai organisasi. Bentuk kegiatan meliputi aksi bersih pantai, pengumpulan, pemilahan, dan pendataan sampah, serta edukasi singkat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik.

Ainun menjelaskan kegiatan ini bertujuan membersihkan pesisir dari tumpukan sampah, membangun kolaborasi antar komunitas, menguatkan jejaring pegiat lingkungan, serta meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah di tingkat individu dan komunitas.

Kegiatan itu juga diharapkan menjadi contoh bahwa kerja bersama dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan.

“Hasil sampah terkumpul, yakni anorganik: 80,93 kg dan residu 626,33 kg,” terang dia.

Hasil tersebut, menurut Ainun, menunjukkan tingkat pencemaran yang tinggi di kawasan pesisir dan perlunya aksi lanjutan yang lebih terencana.

Berbagai organisasi terlibat dalam kegiatan ini, seperti Institut Hijau Indonesia, Walhi, UKM Kesenian UMK, BEM-J PBSI UMK, UKM Olahraga UMK, HMI Kupang, IMM Kupang, Relawan Lazismu UMK, UKM Multikultural UMK, Gappwall Kupang, Ipmall Kupang, Hippmab Kupang, MEC UMK, WCDI NTT, LSM Pikul Kupang, dan Shalam Kupang.

“Kolaborasi lintas komunitas ini memperluas dampak keberlanjutan dan membuka peluang aksi lanjutan seperti edukasi lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah, dan pengembangan inisiatif ekonomi sirkular,” kata Ainun.

Melalui kegiatan itu, sejumlah peserta dari komunitas yang sebelumnya belum pernah terlibat dalam aksi lingkungan mulai menunjukkan minat untuk berpartisipasi lebih aktif. Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun gerakan lingkungan yang lebih luas, terstruktur, dan berkelanjutan di Kota Kupang.

“Melalui aksi kecil ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk menjadi bagian dari solusi atas masalah sampah di Kupang,” ujar Ainun.

Ia berharap kegiatan Beach Clean-Up “GROW to GLOW” menjadi momentum penting bagi generasi muda NTT untuk terus bergerak menjaga lingkungan.

Aksi ini, kata dia, memperkuat kerja kolektif antar komunitas dalam menciptakan ruang hidup yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Kontributor: Lucianos Persli

Kota Kupang Pantai Pasir Panjang Tim Cozy Comodo Tim Cozy Comodo Kupang
Previous ArticleKelangkaan BBM Melanda Manggarai, Harga Eceran Melonjak Hingga Rp50.000 per Liter
Next Article Gubernur NTT Akan Surati Kementerian terkait Kelangkaan BBM

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026

Apa yang Tersisa dari Manusia Ketika Artificial Intelligence Meniru Segalanya?

11 Juli 2026

IFTK Ledalero Gelar Konser Amal di Kupang, Target Himpun Dana hingga Rp600 Juta untuk Renovasi Biara

10 Juli 2026

Menakar Prioritas NTT: Antara Berburu Pajak Plat Luar dan Menelantarkan Terminal Tipe B

10 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.