Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Jalur Ruteng–Reo Kembali Normal Usai Material Longsor Dibersihkan
Pojok Info

Jalur Ruteng–Reo Kembali Normal Usai Material Longsor Dibersihkan

By Redaksi12 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Akses jalan nasional Ruteng–Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali normal setelah material longsor yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan pada Senin sore, 12 Januari 2026.

“Semua material longsor sudah dibersihkan kendaraan sudah bisa lewat semua,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nurindah kepada VoxNtt.com, Senin sore.

Meski demikian, Nurindah mengimbau pengguna jalan tetap ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Ia menyebut kawasan Ruteng–Reo rawan longsor, terutama pada musim hujan.

Sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai sejak Minggu, 11 Januari hingga Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan longsor di jalur utama Ruteng–Reo.

Material berupa tanah, batu, dan kayu menutup seluruh badan jalan sehingga akses transportasi lumpuh total.

Salah seorang pengendara roda empat, Gius, membenarkan kondisi tersebut.

Ia mengatakan dirinya bersama puluhan kendaraan lainnya tertahan karena jalan tertutup sepenuhnya oleh material longsor.

“Longsor tepatnya di Watu Gak, Desa Gapong, Kecamatan Cibal,” kata Gius saat dihubungi VoxNtt.com, Senin pagi.

Menurut Gius, antrean kendaraan terjadi dari dua arah, baik yang menuju Reo maupun Ruteng. Kendaraan roda dua dan roda empat belum dapat melintas saat itu.

“Berharap pihak terkait agar segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor sehingga akses jalan kembali normal,” harap Gius.

Penulis: Isno Baco

Jalur Ruteng-Reo Longsor Jalan Ruteng-Reo Manggarai PPK 3.3 Jalan Ruteng-Reo
Previous ArticleTNI ke Ruang Peradilan Sipil: Ancaman terhadap Supremasi Hukum
Next Article Gerimis Picu Kecelakaan di Jalur Ruteng–Labuan Bajo, Motor Bertabrakan dengan Pikap

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.