Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Polsek Amarasi Timur Bersama Warga Bersihkan Kali Tuha Pascahujan
Regional NTT

Polsek Amarasi Timur Bersama Warga Bersihkan Kali Tuha Pascahujan

By Redaksi30 Januari 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Amarasi Timur, Polres Kupang, bersama warga membersihkan pesisir Kali Tuha di Dusun III Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat, 30 Januari 2026 (Foto: Dok. Polsek Amarasi Timur)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, VoxNTT.com – Kapolsek Amarasi Timur, Polres Kupang, bersama warga membersihkan pesisir Kali Tuha di Dusun III Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan pembersihan dimulai sekitar pukul 10.00 Wita.

Kali Tuha sebelumnya dipenuhi lumpur dan dahan kayu akibat hujan beruntun pada 27–28 Januari 2026. Kondisi itu menghambat aliran air hingga meluap dan menggenangi kebun serta merendam sejumlah rumah warga.

Kapolsek Amarasi Timur, Ipda Fransiskus X. Lanto bersama Kanit Samapta Aiptu Agustinus Riberu, anggota Polsek Amarasi Timur Aiptu Bahar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Oebesi, serta masyarakat setempat melakukan kerja bakti membersihkan material yang menyumbat aliran sungai.

Fransiskus mengatakan, terdapat sejumlah pohon tumbang yang menghalangi jalur air sehingga menyebabkan kali meluap.

“Kepolisian bersama masyarakat membersihkan dahan – dahan yang menghambat jalur air serta memotong pohan yang tumbang,” katanya kepada VoxNtt.com.

Ia juga meminta perhatian pemerintah setempat agar melakukan penataan ulang jalur aliran sungai.

“Berharap agar pemerintah segera merelokasi kembali jalur kali tersebut,” tukasnya.

Usai kerja bakti, Kapolsek mengimbau warga agar lebih waspada, terutama pada musim hujan.

“Imbauan kepada warga agar saat musim hujan agar lebih waspada serta anak-anak di harapkan untuk tidak main atau mandi ke bantaran kali tersebut,” katanya.

Penulis: Ronis Natom

Kabupaten Kupang Polres Kupang Polsek Amarasi Timur
Previous ArticleGerindra NTT Tanam 1.500 Pohon Produktif Sambut HUT ke-18
Next Article Benny Harman Pertanyakan Kehadiran Dua Tim Reformasi Polri: Upaya Perbaikan atau Sinyal Perlawanan?

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.