Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Kupang Anggarkan Perbaikan Jalan Oekaunoe yang Terancam Putus Akibat Longsor
Regional NTT

Pemkab Kupang Anggarkan Perbaikan Jalan Oekaunoe yang Terancam Putus Akibat Longsor

By Redaksi10 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Amarasi Timur, Ipda Fransiskus saat memantau langsung deker ambruk akibat hujan lebat (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menganggarkan perbaikan ruas jalan Oekaunoe yang menghubungkan Kecamatan Amarasi dan Kecamatan Amarasi Timur setelah terjadi tanah longsor di wilayah tersebut.

Perhatian pemerintah daerah itu muncul setelah Kapolsek Amarasi Iptu Basilio Pereira bersama anggota serta Kapolsek Amarasi Timur Ipda Fransiskus Lanto bersama anggota melakukan pengecekan langsung di lokasi longsor.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kupang, pemerintah segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan yang kondisinya hampir putus total.

Kapolsek Amarasi Timur, Ipda Fransiskus Lanto mengatakan sebelumnya pihak kepolisian telah melakukan pengecekan sekaligus pengamanan di sekitar lokasi longsor.

“Kami lalu memasang garis pilice line di sekitar tanah yang longsor serta mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat yang melewati ruas jalan Oekaunoe agar selalu waspada,” katanya.

Setelah itu, kata Ipda Fransiskus, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan pengguna jalan.

Ia menjelaskan, akibat hujan lebat kondisi di lokasi kejadian masih terpantau kondusif dan masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun potensi longsor susulan diperkirakan masih ada apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Menurut dia, tanah longsor di ruas jalan Oekaunoe terjadi akibat jembatan atau deker yang ambruk sehingga ketika hujan dengan intensitas tinggi dan terjadi banjir, pengguna jalan tidak dapat melintas.

“Diperlukannya alat berat untuk upaya pembersihan material longsor disekitar dan juga bronjong sehingga tidak terjadi langsor susulan,” katanya.

“Apabila tidak dilakukan upaya perbaikan maka ruas jalan Oekaunoe yang menghubungkan Amarasi dan Amarasi Timur akan putus dan tidak bisa dilewati oleh pengguna jalan,” pungkasnya.

Ipda Fransiskus menambahkan Camat Amarasi Timur telah mendatangi Dinas PU Kabupaten Kupang untuk meminta bantuan bronjong.

“Sudah di tanggapi sebanyak 30 kawat bronjong. Harapanya agar hal ini bisa membuat masyarakat merasa aman,” katanya.

Penulis: Ronis Natom

Kabupaten Kupang Kecamatan Amarasi Timur Pemkab Kupang Polsek Amarasi Timur
Previous ArticlePolemik Pengangkatan Sekda Ngada dan Pentingnya Menjaga Tata Kelola Birokrasi Daerah
Next Article Krisis Sumber Air Hambat Pemanfaatan Lahan Hortikultura di Desa Benteng Poco

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.