Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Poktan Laudato Si Kenda Terima Subsidi KWI Rp32 Juta untuk Ternak dan Hortikultura
Regional NTT

Poktan Laudato Si Kenda Terima Subsidi KWI Rp32 Juta untuk Ternak dan Hortikultura

By Redaksi17 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan bantuan dana subsidi dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) kepada Kelompok Tani (Poktan) Laudato Si Stasi St. Padre Pio Kenda pada Selasa, 17 Maret 2026 (Foto: Sipri Kantus)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Kelompok Tani (Poktan) Laudato Si Stasi St. Padre Pio Kenda menerima bantuan dana subsidi dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PSE Keuskupan Ruteng RD. Jossy Erot di Stasi St. Padre Pio Kenda, Selasa, 17 Maret 2026.

Sebelum penyerahan, Romo Jossy menjelaskan dana itu merupakan wujud solidaritas umat yang dihimpun selama masa prapaskah melalui Aksi Puasa Pembangunan (APP). Ia menegaskan, Komisi PSE Keuskupan hanya berperan sebagai penyalur.

“Dana ini bersumber dari aksi solidaritas kita semua. Gereja melalui Komisi PSE Keuskupan hanya sebagai penyalur,” katanya.

Menurut dia, sebesar 30 persen dana APP yang dikumpulkan umat di seluruh keuskupan dikirim ke KWI, lalu dikembalikan dalam bentuk bantuan bersubsidi dengan nilai lebih besar untuk masing-masing keuskupan.

“Ini sebagian manfaat dari dana APP yang kita kumpulkan,” ujar Romo Jossy.

Ia menambahkan, berbagai bantuan yang disalurkan Karitas Keuskupan juga bersumber dari dana APP. Karena itu, pertobatan yang dijalankan umat tidak hanya bersifat personal, tetapi juga diwujudkan dalam solidaritas untuk membantu sesama.

Romo Jossy menekankan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari peningkatan ekonomi anggota kelompok tani, tetapi juga dari tumbuhnya solidaritas.

Ia berharap kelompok tersebut berkembang dan menjadi fondasi bantuan bagi pihak lain.

Dalam kesempatan yang sama, Pastor Paroki Karot RP. Bonivantura Y. Lelo, OFM meminta Poktan Laudato Si bertanggung jawab dalam mengelola bantuan tersebut.

Ia juga menyatakan akan mengawal implementasi program agar berjalan sesuai ketentuan dari PSE Keuskupan.

“Untuk itu, mari kita jemput program ini dan bersama-sama mewujudkannya sebagai gereja yang sinodal,” kata Pater Bovan.

Ketua Poktan Laudato Si Kenda, Robertus Salim, menyambut baik bantuan tersebut.

“Terima kasih pada pihak keuskupan melalu Komisi PSE yang mempercayakan kami mengelola dana bantuan ini,” ungkap Robi.

Ia menyatakan akan bertanggung jawab memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan ekonomi kelompok tani.

Adapun dana bantuan yang diterima sebesar Rp32 juta, yang akan digunakan untuk budi daya ternak kambing dan hortikultura.

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri Pastor Rekan Paroki St. Fransiskus Karot RP. Rio Edison, OFM, Ketua PSE Paroki Karot, Ketua Stasi Kenda Fridolin Ngitung, serta Penyuluh Agama Katolik dari Kantor Kementerian Agama Manggarai, Siprianus Kantus. [VoN]

KWI Manggarai Paroki Karot Poktan Laudato Si Kenda
Previous ArticleDKPP Manggarai Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Related Posts

Ini Sosok Polisi yang Sujud Memohon Demi Meredam Perang Tanding di Manggarai

17 Maret 2026

Suka Duka Penjual Takjil di Ruteng Selama Ramadan

16 Maret 2026

Dua Gendang di Manggarai Nyaris Perang Tanding: Polisi Redam Situasi, Pemda Ajak Mediasi

16 Maret 2026
Terkini

Poktan Laudato Si Kenda Terima Subsidi KWI Rp32 Juta untuk Ternak dan Hortikultura

17 Maret 2026

DKPP Manggarai Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

17 Maret 2026

Anggota DPRD Berharap Potensi Pertanian Desa Nggalak Mampu Jaga Ketahanan Pangan

17 Maret 2026

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Padma Indonesia: Bentuk Teror terhadap Pembela HAM

17 Maret 2026

“Wajah” Kebenaran dan Kontrol Sosial di Era Digital

17 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.