Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ritual Congko Wakar Digelar Pascatewasnya Dua Turis Austria di Cunca Wulang
Regional NTT

Ritual Congko Wakar Digelar Pascatewasnya Dua Turis Austria di Cunca Wulang

By Redaksi27 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemkab Mabar bersama tokoh adat menggelar acara "Congko Wakar di Destinasi Air Terjun Cunca Wulang Selasa 26 Mei 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Parekrafbud) memfasilitasi ritual adat Congko Wakar di objek wisata Cunca Wulang, Selasa, 26 Mei 2026. Ritual itu digelar setelah insiden tragis yang menewaskan dua wisatawan asal Austria akibat terjatuh dari jembatan di kawasan wisata tersebut.

Ritual adat berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Tua Adat Kampung Wersawe, Thomas Pura. Prosesi diawali di Compang Adat Wersawe atau mesbah adat. Di lokasi itu, Thomas Pura memohon izin kepada para leluhur Cunca Wulang dengan mempersembahkan satu butir telur yang telah didoakan serta menyalakan sebatang lilin.

“Ijin kepada leluhur perlu dilakukan, sehingga acara ini bisa berjalan lancar,” ungkap Thomas Pura.

Dari Compang Adat, prosesi kemudian dilanjutkan menuju lokasi utama di Cunca Wulang, tempat kedua korban jatuh. Dalam ritual tersebut digunakan seekor ayam jantan berwarna putih dan sebatang lilin yang dinyalakan.

“Ayam berwarna putih itu melambangkan kesucian dan kebersihan hati,” jelas Thomas Pura.

Thomas Pura menjelaskan ritual Congko Wakar memiliki dua tujuan utama terkait keselamatan dan ketenangan di kawasan wisata itu. Pertama, untuk “mengangkat” dan menghantar jiwa atau roh kedua wisatawan asal Austria yang meninggal agar kembali ke daerah asal mereka dengan tenang.

Selain itu, ritual tersebut juga dimaksudkan sebagai permohonan kepada para leluhur agar peristiwa duka dan kecelakaan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Manggarai Barat, Peter A. Rasyid, mengatakan ritual adat digelar setelah pihaknya berkoordinasi dengan aparat berwenang karena lokasi kejadian masih dalam proses penyelidikan.

“Tempat ini sebenarnya masih dipasangi police line (garis polisi). Tapi sesuai petunjuk dari pihak berwenang, kegiatan bisa kita lakukan, dengan catatan kita tidak masuk di dalam area yang telah dipasangi garis polisi dan tidak merusak kondisi di TKP,” ujarnya.

Peter berharap melalui ritual tersebut pariwisata Cunca Wulang dapat kembali pulih dan aman sehingga membawa berkah bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.

Penulis: Sello Jome

Air Terjun Cunca Wulang Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePresiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 753 Kilogram untuk Warga Labuan Bajo
Next Article TDV Turki Salurkan 50 Hewan Kurban di Manggarai Barat, Sebut Warga Desa Siru Sangat Ramah

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Ketika Pendidikan Anak Terancam, Di Mana Peran Keluarga?

16 Juni 2026

Dua Anggota Eks Polres Nagekeo Terseret Skandal, Satu DPO dan Satu Lolos lewat Restorative Justice

16 Juni 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.