Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Seribu Lilin dari Manggarai untuk Indonesia, Bupati: Tak Ada Niat Membungkam Suara Kritis
NTT NEWS

Seribu Lilin dari Manggarai untuk Indonesia, Bupati: Tak Ada Niat Membungkam Suara Kritis

By Redaksi3 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seribu lilin dari Manggarai untuk Indonesia. (Foto: Berto Davids/Voxntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Ribuan massa berdiri menggelar malam Seribu Lilin dan menggelar doa malam di Natas Labar Kota Ruteng, Selasa, 2 September 2025.

Doa malam tersebut bertajuk ‘Doa Damai dari Manggarai untuk Indonesia’ sebagai respons atas dinamika dan gejolak demonstasi yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Sambil bergandengan tangan, massa menyalahkan ribuan lilin dan terlihat penuh haru

Aksi ini mau menunjukkan besarnya harapan mereka agar kedamaian tetap terjaga di Indonesia.

Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit dalam orasi kebangsaannya memberikan pesan penting kepada seluruh peserta yang hadir.

Ia menyampaikan, kebebasan berpendapat adalah fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah.

Penyalaan seribu lilin ini, kata bupati, tidak bermaksud membungkam suara kritis warga maupun kelompok mahasiswa dalam menyikapi situasi nasional, tetapi merupakan eneegi positif dari Manggarai untuk Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai tidak pernah memiliki sedikitpun niat untuk membungkam suara kritis masyarakat karena negara dan rakyat ibaratkan sebagai “rumah dan penghuni,” sementara pemerintah adalah “pengurus rumah” yang bertanggung jawab,” ujar bupati mengibaratkan.

Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa rumah memberikan keteduhan dan manfaat bagi setiap penghuninya.

Jika ada hal-hal yang belum maksimal dilakukan oleh Pemerintah, ia mengajak semua pihak untuk membicarakannya dengan baik.

“Bahwa dalam perbedaan, kita tetaplah saudara. Meski perbedaan yang paling ekstrim sekalipun, kita tetap bagian dari rumah besar Manggarai, rumah besar Indonesia Raya,” tegas Bupati Nabit.

Narasi ini bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan cerminan dari visi misi kepemimpinannya untuk membangun Manggarai yang lebih cepat melalui kolaborasi, transparansi, dan partisipasi aktif masyarakat.

Pembangunan yang dicita-citakan di Manggarai, menurut dia, harus menjadi komitmen bersama antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat, di mana setiap suara dihargai dan didengar.

“Kita mencintai Indonesia dengan cara-cara yang damai. Mencintai Indonesia, mencintai Manggarai dengan cara yang sederhana yaitu menjaga kedamaian,” jelasnya.

Ia pun meyakini, demonstrasi dan apapun bentuk aspirasi yang disampaikan adalah ekspresi masyarakat dan perwujudan rasa memiliki Manggarai dan Indonesia.

Penulis: Berto Davids

Heribertus G. L. Nabit Hery Nabit Herybertus G.L. Nabit
Previous ArticlePerubahan KUA PPAS Manggarai Capai Miliaran Rupiah, NasDem Anggap Tak Wajar
Next Article Kasus Pembangunan Gedung CSSD dan Laundry RSUD Ruteng Masih Berjalan

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.