Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Buah dan Telur untuk Kebutuhan MBG Masih Dipasok dari Luar Manggarai Barat
Ekbis

Buah dan Telur untuk Kebutuhan MBG Masih Dipasok dari Luar Manggarai Barat

By Redaksi29 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng menyebut pasokan buah, sayur hingga telur ayam untuk kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum bisa di-cover petani dan peternak lokal. Kebutuhan itu masih dipasok dari luar Manggarai Barat.

“Untuk memenuhi tentu dari luar daerah, sayur juga begitu, belum semua, tapi kan kita usaha pelan-pelan, telur juga begitu, masih ada yang dari luar,” ujar Wabup Yulianus, Senin, 29 September 2025.

Pemerintah saat ini, mewajibkan masyarakat untuk fokus menanam sayuran, memelihara ayam, menanam bibit pohon untuk buah.

Menurutnya, program MBG dari Presiden Prabowo tidak menjadi program sesaat. Masyarakat diharapkan mampu melihat peluang tersebut.

“Harusnya kan MBG ini manfaatnya selain anak dapat makanan kreatif, bergizi, masyarakat juga mendapat untung. Buah, sayur, telur, daging, ikan dari masyarakat,” kata Yulianus.

Politisi Gerindra itu mengatakan, di tahun 2026, pemerintah akan meningkatkan kebutuhan MBG melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang beririsan langsung seperti pertanian, perikanan.

“Kita mulai menyiapkan masyarakat harus wajib tanam. Kalau tidak, kita begini terus,” tegas Yulianus.

Ia pun meminta setiap OPD apabila turun ke setiap desa mensosialisasikan manfaat MBG kepada masyarakat terkait mempersiapkan bahan pangan pokok.

“Jadi kalau bisa tanam sayur, tanam buah, piara ayam, daging atau petelur, harus itu memanfaatkan tanah-tanah yang kosong di kampung,” tutupnya.

Hingga kini, pantauan VoxNtt.com sudah ada 4 dapur MBG yang beroperasi Manggarai Barat yaitu di Wae Kesambi, Wae Mata, Golo Koe, dan Mberata. Dapur tersebut memberikan makanan untuk sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Komodo.

Penulis: Sello Jome

Mabar Manggarai Barat Program Makan Bergizi Gratis Yulianus Weng
Previous ArticleNelayan dan Pedagang Ikan di PPI Oeba Tolak Kenaikan Tarif
Next Article Politeknik St. Wilhelmus Boawae Wisudakan 126 Mahasiswa

Related Posts

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.