Ruteng, VoxNTT.com – Desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Sebagai tempat tinggal sebagian besar penduduk Indonesia, desa memiliki potensi sumber daya alam, sosial, dan budaya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, pemahaman yang utuh mengenai kondisi suatu desa menjadi sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.
Berikut kami sajikan informasi profil Desa Pinggang:
Data Umum Desa:
- Nama Desa: Pinggang
- Kecamatan: Kecamatan Cibal
- Kabupaten: Manggarai
- Provinsi: Nusa Tenggara Timur
Letak Geografis
Batas wilayah:
- Utara: Berbatasan dengan Desa Perak
- Selatan: Berbatasan dengan Desa Barang
- Timur: Berbatasan dengan Desa Tengku Lawar Kabupaten Manggarai Timur
- Barat: Berbatasan dengan Desa Golo
- Luas wilayah 4,5 hektare
- Luas lahan pertanian 30 hektare
- Luas pemukiman penduduk 25 hektare
- Lahan bangunan atau fasilitas umum seperti Gereja, SD, SMP, Pustu, dan Rumah Adat seluas 15 hektare.
Topografi Desa Pinggang berada di dataran tinggi yang dikelilingi oleh bukit-bukit kecil dan sungai.
Potensi Desa: Desa Pinggang memiliki potensi yang bersumber dari Sumber Daya Alam seperti batu, batu dan kayu. Potensi lainnya berupa penghasil kemiri, kopi, coklat, kacang hijau minuman tradisional aren putih.
Demografi:
- Jumlah Penduduk: 1.539 jiwa
- Laki-laki: 735 orang
- Perempuan: 804 orang
- Jumlah Kk: 370 kk
Struktur Usia:
- Usia produktif: 870 orang
- Anak-anak: 248 orang
- Lansia: 77 orang
Tingkat Pendidikan:
- Tamatan SD: 313 orang
- Tamatan SMP: 84 orang
- Tamatan SMA: 157 orang
- Lulusan Perguruan Tinggi: 64 orang
Mata Pencaharian Utama: Pertanian
Sosial Budaya:
Agama dan Kepercayaan: Semua menganut agama Katolik
Adat Istiadat dan Tradisi: Upacara adat kelahiran, pernikahan, kematian, acara adat sekolah, acara adat rumah baru. Sedangkan acara adat tahunan Penti
Bahasa Daerah: Bahasa Manggarai
Organisasi Masyarakat: Lembaga adat, karang taruna, OMK, dan PKK.
Ekonomi:
Potensi Ekonomi Unggulan: di bidang pertanian seperti Kemiri, Kopi, Kakao, dan Kacang hijau.
Infrastruktur Ekonomi: Akses jalan untuk menuju areal atau lokasi kebun masyarakat masih sangat kurang sehingga masyarakat membawa hasil pertanian dengan cara dipikul.
Selain itu pemasaran hasil pertanian juga masih sangat tradisional yaitu dijual ke pihak ketiga.
Untuk irigasi petani hampir sebagian daerah persawahan sudah ada irigasi.
Kondisi Usaha dan Industri:
Warung sembako: 19 Unit
Tingkat Kesejahteraan Masyarakat: Pendapatan per kapita masyarakat tidak menetap kadang Rp 150.000 sampai 200.00/ per bulan
Angka kemiskinan: 248 KK masuk keluarga miskin
Pemerintahan Desa:
Struktur Organisasi:
Pejabat Kepala Desa: Nikolaus Gous
Perangkat desa: 10 orang
BPD: 5 orang.
Peraturan Desa: Peraturan desa berupa Perdes, APBDes, Perdes RKPDes, Perdes RPJM, dan Perdes Koperasi Merah Putih.
Pelayanan Publik: Pelayanan publik berupa administrasi memiliki agenda surat keluar masuk. Untuk kesehatan Desa Pinggang memiliki Pustu dan Pelayanan Posyandu setiap bulan dengan dua sistem pelayanan Posyandu.
Potensi dan Masalah Desa:
Identifikasi Masalah:
Masalah infrastruktur: Ada sejumlah masalah yang terjadi di Desa Pinggang di antaranya infrastruktur.
Desa Pinggang memiliki infrastruktur jalan tani yang masih sangat sulit di antaranya Jalan Batu sepanjang 7 kilometer, jalan tanah sepanjang 2 kilometer dan jalan aspal rusak sepanjang 6’5 kilometer.
Masalah sosial ekonomi: Masalah yang kedua masalah ekonomi. Kurangnya pendapatan per kapita menyebabkan angka kemiskinan di Desa Pinggang masih sangat tinggi
Rekomendasi: minta pemerintah pusat maupun daerah agar membuat sertifikat tanah secara gratis, memperbanyak bukan jalan tani dan membuat irigasi mengingat masih banyak lahan kosong yang belum digarap di Desa Pinggang.
Kontributor: Isno Baco

