Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»IFG Marathon 2025 di Labuan Bajo Resmi Ditunda
Regional NTT

IFG Marathon 2025 di Labuan Bajo Resmi Ditunda

By Redaksi18 Oktober 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pelari saat mengikuti IFG Maraton tahun 2024 lalu (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com– Indonesia Financial Group (IFG) sebagai Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia, memastikan IFG Labuan Bajo Marathon 2025 tidak diselenggarakan.

Keputusan ini diambil setelah memperhatikan aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur yang sejak beberapa waktu terakhir menunjukkan intensitas tinggi dan kini berstatus level IV atau awas.

Sepanjang tahun 2025, Gunung Lewotobi telah beberapa kali erupsi dengan lontaran abu yang mengganggu kesehatan masyarakat dan keselamatan transportasi udara.

Bahkan, dari bulan Januari 2025 telah terdapat kurang lebih 62 kali letusan dan pada 22 September 2025 dalam periode enam jam, berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 31 kali gempa letusan atau erupsi dengan lama gempa 50-206 detik.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji memandang kondisi tersebut menimbulkan risiko serius terhadap kelancaran perjalanan peserta, panitia, maupun masyarakat luas menuju Labuan Bajo.

“Keselamatan peserta, panitia, dan masyarakat adalah prioritas utama bagi IFG. Dengan kondisi alam yang masih berisiko, kami menilai penyelenggaraan tahun ini tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di Labuan Bajo,” tutur Denny dalam rilis yang diterima VoxNtt.com Sabtu 18 Oktober 2025

IFG menilai pengalaman pada November 2024 lalu menjadi pelajaran berharga, ketika erupsi Lewotobi menyebabkan penutupan Bandara Komodo.

Banyak peserta maraton kala itu terpaksa menunda kepulangan hingga beberapa hari dan sebagian harus menggunakan jalur darat dan laut untuk meninggalkan Labuan Bajo, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Sejak pertama kali digelar pada 2022, IFG Labuan Bajo Marathon hadir sejalan dengan visi pemerintah untuk menggerakkan perekonomian daerah, khususnya melalui sektor pariwisata di wilayah Destinasi Super Prioritas Pemerintah.

Ajang ini terbukti memberi dampak nyata, di mana pada penyelenggaraan 2024 sukses menghadirkan kurang lebih dari 2.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya itu, sebanyak 31 pelari internasional juga ikut meramaikan ajang tersebut, berasal dari Kenya, Australia, Prancis, Italia, hingga Malaysia.

IFG bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap, jika kondisi alam sudah kembali aman, maka maraton ini dapat kembali digelar di Labuan Bajo pada 2026.

Sebagai destinasi pariwisata premium, Labuan Bajo tetap menjadi ikon sport tourism yang memiliki daya tarik besar bagi pelari nasional maupun internasional.

Bagi IFG, maraton ini memiliki visi jangka panjang sebagai kalender event olahraga berskala nasional dan internasional yang tidak hanya memperkuat gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat literasi keuangan khususnya asuransi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Manggarai Barat.

Sebagai BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG memandang konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini berkontribusi pada reputasi dan brand perusahaan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

IFG menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul bagi peserta, sponsor, dan mitra yang menantikan ajang ini, serta berterima kasih atas pengertian semua pihak.

Keputusan untuk tidak menyelenggarakan IFG Labuan Bajo Marathon 2025 menjadi bukti komitmen IFG untuk selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

Penulis: Sello Jome

IFG IFG Labuan Bajo Marathon IFG Marathon Labuan Bajo 2025 Labuan Bajo Mabar
Previous ArticleWajah Ganda Kekuasaan Politik
Next Article Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Kios Warga di Manggarai Timur

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.