Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Meski Sudah Jadi Tersangka, WW Belum Ditahan dalam Kasus Penimbunan BBM Subsidi
HUKUM DAN KEAMANAN

Meski Sudah Jadi Tersangka, WW Belum Ditahan dalam Kasus Penimbunan BBM Subsidi

By Redaksi14 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai melaksanakan gelar perkara kasus penimbunan BBM (Foto: Dok. Polisi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – WW telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Manggarai dalam kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Namun, meski status tersangka sudah disandang sejak November 2024, hingga kini WW belum ditahan bersama tiga orang lainnya yang turut terlibat dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Donny Sare, mengatakan proses hukum masih berjalan sesuai tahapan.

“Ini baru gelar perkara masih ada tahap lain setelah itu, dan sesuai SOP,” katanya kepada VoxNtt.com, Jumat, 14 November 2025.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai telah melaksanakan gelar perkara penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi.

Gelar perkara tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Polres Manggarai, Kompol Mey Charles Sitepu, didampingi Kasat Reskrim AKP Donatus Sare.

Kegiatan itu juga dihadiri Kasihumas AKP Putu Saba Nugraha, Kasikum IPTU Jhonatan Talembang, Kasiwas IPTU Harun R. Syarif, Kasi Propam, serta para Kanit Satreskrim Polres Manggarai.

“Dasar dari gelar perkara ini adalah Laporan Polisi Nomor: LP/A/05/XI/2024/Spkt.Sat. Reskrim/Res Manggarai/Polda NTT tanggal 01 November 2024, tentang dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas (LPG) yang disubsidi oleh pemerintah,” kata Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Donatus Sare, Kamis, 13 November 2025.

Ia menjelaskan, tempat kejadian perkara berada di rumah seseorang berinisial HN di Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Dalam penyelidikan, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit Mitsubishi Dump Truck warna kuning dengan nomor polisi EB 8121 ED, satu lembar STNK atas nama Ignasius Wijaya, tiga buah kunci kontak bertuliskan Mitsubishi, serta uang tunai Rp10.150.000.

Selain itu, polisi juga menyita 35 jeriken plastik berkapasitas 35 liter berisi solar subsidi sebanyak ±1.050 liter, 49 jeriken berkapasitas sama berisi solar subsidi sebanyak ±1.470 liter, serta satu buah selang plastik.

“Dalam proses penyidikan, kami telah memeriksa 17 orang saksi dan 1 orang saksi ahli. Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik menemukan cukup bukti untuk menetapkan empat orang dengan inisial WW alias WJ, HD, SABR, dan NU sebagai tersangka,” jelas AKP Donatus Sare.

Ia menegaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah melalui mekanisme gelar perkara resmi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Polri. Keempat tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah dengan Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023.

“Atas perbuatan tersebut, para tersangka terancam dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,” ujarnya.

Kontributor: Isno Baco

Kabupaten Manggarai Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticlePuluhan Pemuda Ikuti Diklat Politik Partai Golkar NTT
Next Article Kapolres Manggarai Tegaskan Komitmen Cegah TPPO, Dorong Bhabinkamtibmas Tingkatkan Edukasi ke Masyarakat

Related Posts

Hari Ketiga Pascagempa, Warga Golo Mendo Masih Bertahan di Tenda Darurat

17 Agustus 2026

Pasutri di Wae Ri’i Tewas Tertimpa Tembok Rumah Akibat Gempa

15 Agustus 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo

17 Agustus 2026

Hari Ketiga Pascagempa, NasDem Nagekeo Perluas Distribusi Bantuan ke Pengungsi Pedesaan

17 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026

Soal Keretakan Kampung Tango Bali Akibat Gempa, Camat Lamba Leda Utara: Kami Kesulitan Personel untuk Turun ke Lokasi

17 Agustus 2026

Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores

17 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.