Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Hari Kedua Gathering PT Filosi Exider Inovasi: Dari Uji Adrenalin Hingga Refleksi Etos Kerja Fraternitas
Ekbis

Hari Kedua Gathering PT Filosi Exider Inovasi: Dari Uji Adrenalin Hingga Refleksi Etos Kerja Fraternitas

By Redaksi10 Januari 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan Company Gathering PT Filosi Exider Inovasi hari kedua pada Selasa, 6 Januari 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Rangkaian Company Gathering PT Filosi Exider Inovasi memasuki hari kedua pada Selasa, 6 Januari 2026.

Seluruh karyawan mengikuti agenda yang mengombinasikan aktivitas fisik, penguatan mental, serta refleksi nilai kerja berbasis kekeluargaan.

Kegiatan berlangsung di Markas Yonif 744/Satya Yudha Bhakti (SYB) Tobir, Kabupaten Belu.

Kegiatan hari kedua dimulai sejak pukul 05.00 Wita dengan olahraga pagi di bawah bimbingan instruktur TNI dari Yonif 744/SYB. Aktivitas tersebut menekankan kedisiplinan, kekompakan, dan ketahanan fisik para peserta.

Setelah olahraga pagi, para karyawan mengikuti serangkaian kegiatan outbound yang dirancang untuk menguji keberanian dan kepercayaan diri.

Salah satu tantangan utama adalah snapling, yakni teknik menuruni ketinggian 18 meter menggunakan tali pengaman.

Instruktur Yonif 744/SYB terlebih dahulu memberikan demonstrasi sebelum peserta melaksanakan kegiatan secara bergantian.

Selain Snapling, peserta juga menjajal wahana Flying Fox setinggi 20 meter dengan lintasan sepanjang 30 meter serta uji keseimbangan di atas Jembatan Tali Dua yang melintasi kolam.

Meski diwarnai ketegangan, suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan saling memberi dukungan.

“Kegiatan outbound ini sangat memacu adrenalin. Banyak rintangan yang melatih kami untuk menaklukkan rasa takut, terutama karena sebagian besar permainan dilakukan di ketinggian,” ujar Alex, salah satu peserta, saat ditemui di sela kegiatan.

Pada sesi siang hari, kegiatan berlanjut dengan penguatan kapasitas diri melalui materi Manajemen Waktu dan Kesehatan Mental yang disampaikan oleh dr. Franklin Pito Jella dari RS Sito Husada Atambua.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tuntutan kerja dan waktu istirahat demi produktivitas berkelanjutan.

“Kesehatan mental tidak boleh diabaikan. Kita harus peka terhadap kondisi diri sendiri dan jangan ragu mencari bantuan profesional jika tekanan kerja mulai berdampak berlebihan,” pesan mantan Ketua BEM FK Undana tersebut.

Materi tersebut mendapat respons positif dari peserta. Salah satu karyawan, Rilly, menyatakan pemaparan itu membantunya memahami tanda-tanda gangguan mental sejak dini.

“Kami belajar cara meminimalisir stres dan kapan harus segera menemui ahli,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan sesi refleksi etos kerja yang dibawakan oleh RD. Siprianus Tes Mau, Ketua Pengurus CU Kasih Sejahtera, dengan materi bertajuk Etos Kerja Berbasis Kekeluargaan.

Sesi ini dipandu oleh Vivin da Silva dan menekankan pentingnya nilai fraternitas atau persaudaraan dalam lingkungan kerja.

Puncak kegiatan ditandai dengan refleksi “Empat Lilin” yang melibatkan seluruh jajaran perusahaan, mulai dari direktur hingga staf, untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat rasa kebersamaan.

“Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Dengan semangat persaudaraan, setiap target perusahaan bukan lagi beban individu, melainkan tanggung jawab bersama yang dicapai dengan penuh kepedulian,” tutur Romo Siprianus.

Ketua Panitia Gathering 2026, Riko, menilai sesi refleksi tersebut relevan bagi karyawan muda dalam membangun karakter dan solidaritas tim.

“Refleksi Empat Lilin menjadi pengingat bahwa dalam kondisi tersulit sekalipun, satu orang yang memiliki semangat pengorbanan dapat menjadi cahaya harapan bagi seluruh tim,” pungkasnya. [VoN]

Belu PT. Filosi Exider Inovasi Yonif 744/SYB Belu
Previous ArticlePT Filosi Exider Inovasi Gelar Gathering Karyawan di Yonif 744/SYB Belu
Next Article Hari Ketiga Company Gathering, Karyawan PT Filosi Exider Inovasi Daki Gunung Lakaan

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.