Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Polsek Amarasi Timur Pantau Korban Banjir Bandang di Desa Oebesi
Regional NTT

Polsek Amarasi Timur Pantau Korban Banjir Bandang di Desa Oebesi

By Redaksi9 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Amarasi Timur, Ipda Fransiskus X. Lanto memberikan bantuan sembako bagi korban berdampak banjir bandang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, VoxNTT.com – Polsek Amarasi Timur bersama pemerintah kecamatan memantau warga yang terdampak banjir bandang di Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.

Banjir bandang tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu selama dua hari berturut-turut. Air meluap hingga menggenangi permukiman warga.

Kapolsek Amarasi Timur, Ipda Fransiskus X. Lanto mengatakan, pihaknya bersama Camat Amarasi Timur turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi warga serta memberikan imbauan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Ia meminta masyarakat tetap berhati-hati karena wilayah tersebut masih berada dalam musim penghujan.

“Polisi dan kecamatan juga telah berkoordinasi dengan dinas PUPR agar segera menormalisasi kali Tua, uha sehingga meminimalisir kejadian banjir lagi,” ujar Ipda Fransiskus.

Menurut dia, meluapnya air sungai dipicu oleh jalur kali yang tertutup material tanah longsor sehingga aliran air tidak berjalan normal.

“Jika tidak sesegera mungkin di normalisasi maka hal serupa akan terjadi lagi. Dan apabila intesitas hujan lebih besar maka debit air juga akan lebih deras dari yang kemarin,” katanya.

Selain itu, polisi dan pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera meninjau dan memberikan perhatian kepada warga yang terdampak banjir.

Fransiskus juga mengimbau masyarakat untuk mengamankan dokumen penting serta barang berharga di tempat yang lebih aman guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Selain melakukan pemantauan, Polsek Amarasi Timur juga menyalurkan bantuan bahan pokok kepada warga terdampak. Bantuan tersebut dibagikan di Kantor Polsek Amarasi Timur pada Senin siang, 9 Maret 2026.

Penulis: Ronis Natom

Desa Oebesi Kabupaten Kupang Kecamatan Amarasi Timur Polsek Amarasi Timur
Previous ArticleFraksi Gerindra DPRD Ngada Desak Buka Jalur Dialog soal Pelantikan Sekda
Next Article Penyuluh KB Tewas Tertimpa Pohon Tumbang saat Berangkat Kerja, Bupati Manggarai Sampaikan Belasungkawa

Related Posts

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Herry Baben: Tak Ada yang Kaya karena Judi Online, yang Ada Justru Hancur

2 Agustus 2026
Terkini

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.