Oleh: Kristina Leri
Warga Kampung Caok, Desa Loce, Kecamatan Reok Barat
Pilkades Loce merupakan bagian dari proses demokrasi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pemimpin desa sesuai dengan pilihan dan pertimbangan masing-masing.
Dalam proses tersebut, setiap warga memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihan berdasarkan keyakinan, harapan, serta penilaiannya terhadap gagasan dan program yang ditawarkan oleh para calon.
Sebagai seseorang yang lahir dan bertumbuh dari lingkungan Kampung Caok, saya memandang bahwa nilai persaudaraan, gotong royong, dan saling menghormati merupakan kekayaan sosial yang sangat berharga.
Nilai-nilai tersebut telah diwariskan oleh para orang tua dan leluhur, serta menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini.
Dalam kehidupan demokrasi, perbedaan pilihan merupakan sesuatu yang wajar. Tidak semua orang akan memiliki pandangan yang sama, dan tidak semua warga akan menentukan pilihan yang sama.
Perbedaan tersebut merupakan bagian dari kehidupan demokratis yang perlu dihormati bersama. Karena itu, perbedaan pilihan hendaknya tidak menjadi alasan untuk mengurangi rasa persaudaraan yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Masyarakat Kampung Caok dikenal memiliki semangat kebersamaan yang kuat.
Dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, adat, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya, warga selalu menunjukkan sikap saling membantu dan bekerja sama.
Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, masyarakat hadir untuk memberikan dukungan. Ketika ada kegiatan bersama, masyarakat bergotong royong demi kepentingan bersama.
Nilai-nilai inilah yang patut terus dijaga dalam berbagai situasi, termasuk dalam suasana Pilkades.
Demokrasi yang sehat tidak hanya ditandai oleh tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga suasana yang damai, tertib, dan harmonis. Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pandangan dan pendapatnya secara santun, sekaligus menghormati hak orang lain yang mungkin memiliki pilihan berbeda.
Dalam suasana Pilkades, masyarakat tentu memiliki harapan yang besar terhadap masa depan desa. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk tetap mengedepankan sikap bijaksana dan menghormati seluruh proses demokrasi yang sedang berlangsung.
Setiap tahapan memiliki aturan dan mekanisme yang harus dihormati bersama sebagai bagian dari kehidupan demokratis.
Kerendahan hati dan persaudaraan menjadi salah satu sikap yang penting dalam menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.
Tidak semua perbedaan pendapat harus diperdebatkan. Tidak semua pandangan yang berbeda harus dianggap sebagai pertentangan.
Dalam banyak keadaan, kemampuan menjaga ucapan, menghargai sesama, dan mengendalikan diri justru menunjukkan kedewasaan seseorang dalam bermasyarakat.
Dalam budaya Manggarai, kerendahan hati merupakan nilai yang sangat dihormati.
Orang yang mampu menjaga tutur kata, menghargai sesama, dan bertindak dengan bijaksana biasanya memperoleh penghormatan dari masyarakat.
Nilai budaya tersebut hendaknya tetap menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi dinamika demokrasi di tingkat desa.
Pilkades akan berlangsung dalam waktu tertentu, tetapi hubungan persaudaraan akan terus berlanjut.
Setelah seluruh proses selesai, masyarakat akan kembali bertemu dalam berbagai kegiatan sosial, adat, keagamaan, dan pembangunan desa. Karena itu, menjaga hubungan baik antarsesama warga merupakan hal yang sangat penting dan perlu diutamakan.
Mari menjadikan Pilkades Loce sebagai sarana pembelajaran demokrasi yang baik. Mari mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, dan memelihara persaudaraan di atas segala perbedaan pilihan.
Sebab pada akhirnya, keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh terpilihnya seorang pemimpin, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun desa bersama-sama.
Kampung Caok memiliki modal sosial yang sangat berharga berupa persaudaraan, gotong royong, dan rasa saling menghormati. Modal sosial tersebut hendaknya terus dipelihara dan diperkuat dalam setiap situasi kehidupan bermasyarakat.
Dengan demikian, masyarakat dapat menunjukkan bahwa demokrasi dapat dijalankan secara dewasa, santun, dan bertanggung jawab demi kebaikan bersama.

