Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan
Regional NTT

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

By Redaksi29 Juli 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek pembangunan jalan hotmix ruas Watu Cie–Deno di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Foto: Nansi Taris)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Kejaksaan Negeri Manggarai membenarkan pihaknya melakukan pendampingan terhadap proyek pembangunan jalan hotmix ruas Watu Cie–Deno di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Proyek senilai Rp14,4 miliar itu kini disorot setelah muncul dugaan penggunaan material pasir dan batu dari galian C ilegal.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manggarai, Putu Cakra Ari Perwira, mengatakan pendampingan yang dilakukan institusinya hanya sebatas aspek pendampingan hukum dan tata kelola (AGHT), bukan pada teknis pelaksanaan pekerjaan.

“Benar, kami mendampingi pekerjaan tersebut, karena masuk kedalam proyek strategis pemerintah daerah, sebatas terhadap AGHT dan tidak masuk kedalam teknis pekerjaan,” jelas Cakra saat dikonfirmasi, Selasa, 28 Juli 2026.

Menanggapi informasi mengenai dugaan penggunaan material dari galian C ilegal, Cakra menyatakan akan meneruskan informasi tersebut kepada pihak terkait.

“Baik, terima kasih informasinya. Akan saya teruskan ke pihak terkait,” kata Cakra.

Sebelumnya, proyek peningkatan jalan hotmix ruas Watu Cie–Deno sedang dikerjakan dengan nilai kontrak Rp14,4 miliar. Pekerjaan terbagi dalam dua segmen, yakni sepanjang satu kilometer di Lento, Desa Lento, serta empat kilometer pada ruas Deno–Tanggar di Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat, kontraktor pelaksana pada segmen Deno–Tanggar diduga menggunakan material pasir dan batu yang diambil dari lokasi galian C ilegal di Golo Watu Pasat Lonto Ulu, Desa Compang Laho. Material tersebut disebut digunakan sebagai lapisan pengerasan jalan sebelum pengaspalan hotmix.

Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan apabila material yang digunakan berasal dari sumber yang tidak memiliki izin dan belum dipastikan telah melalui pengujian laboratorium.

“Kami khawatir bahkan ragu proyek ini nanti akan berkualitas. Ko bisa pakai material illegal dari sekitar sini. Setahu kami kan material proyek hotmix seperti ini materialnya bersumber dari lokasi ilegal. Juga apakah ini pasir dan batu sudah diuji? Kasat mata kita lihat ini material seperti campur tanah apalagi galinya pakai excavator,” ujar Paul, seorang warga yang ditemui di ruas jalan Deno–Tanggar, Minggu, 26 Juli 2026.

Baca sebelumnya di sini: Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

Kontributor: Nansi Taris

Dinas PUPR Matim Kejari Manggarai Manggarai Timur Matim
Previous ArticleRibuan Umat Hadiri Puncak Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Pastor Ajak Perbarui Komitmen Iman
Next Article Camat Welak Prioritaskan Penanganan ODGJ

Related Posts

Camat Welak Prioritaskan Penanganan ODGJ

29 Juli 2026

Ribuan Umat Hadiri Puncak Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Pastor Ajak Perbarui Komitmen Iman

28 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026
Terkini

Camat Welak Prioritaskan Penanganan ODGJ

29 Juli 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Ribuan Umat Hadiri Puncak Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Pastor Ajak Perbarui Komitmen Iman

28 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.