Ruteng, VoxNTT.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan verifikasi rumah warga terdampak gempa bumi di Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Selasa, 25 Agustus 2026.
Verifikasi dipimpin Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai dan tim.
Benyamin turun langsung memantau kondisi rumah warga bersama Vera Christina Sirait Asadoma, istri Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma.
Di lokasi, tim memeriksa sejumlah rumah yang mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, mulai dari rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat. Benyamin juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka setelah gempa.
Benyamin mengatakan, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi riil rumah warga sebagai dasar penyaluran bantuan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi NTT.
“Kami hadir di sini bersama Ibu Wakil Gubernur dalam rangka memverifikasi lapangan bantuan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi untuk 1.000 rumah terdampak bencana gempa,” ujar Benyamin kepada VoxNtt.com.
Ia mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 13 ribu rumah terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.
Khusus di Desa Golo Mendo, sekitar 300 rumah akan diverifikasi untuk menentukan tingkat kerusakannya.
Menurut Benyamin, bantuan untuk rumah terdampak gempa tersebut bersumber dari Kementerian PUPR. Penyalurannya akan disesuaikan dengan hasil verifikasi dan tingkat kerusakan masing-masing rumah.
Untuk rumah yang masuk kategori rusak berat, pemerintah menyiapkan skema pembangunan rumah baru.
“Bangun baru itu kriterianya rusak berat berdasarkan hasil verifikasi lapangan,” jelasnya.
Benyamin mengatakan, verifikasi dilakukan bersama tim Dinas PUPR Kabupaten Manggarai untuk memastikan kondisi bangunan yang rusak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Setelah ini ada tim kami dari Dinas PUPR Provinsi berkolaborasi dengan tim Dinas PUPR Kabupaten Manggarai untuk melakukan verifikasi faktual semua kondisi riil bangunan yang rusak pascagempa,” ujarnya.
Ia menegaskan, verifikasi faktual menjadi dasar dalam menentukan bentuk dan sasaran bantuan pemerintah.
Dengan verifikasi tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh data akurat mengenai tingkat kerusakan rumah warga sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran sesuai kondisi riil di lapangan.
Kontributor: Leo Jehatu

