Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Peringatan Hari Lahir Pancasila, Siswa SMA di Ende Gelar Fashion Tenun Ikat
NTT NEWS

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Siswa SMA di Ende Gelar Fashion Tenun Ikat

By Redaksi30 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para siswa SMA di Ende sedang memamerkan hasil desain tenun ikat di Pesantren Walisanga Ende (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Menyambut hari lahirnya Pancasila pada Kamis, 1 Juni 2017, sejumlah siswa tingkat menengah atas di Ende, Flores, NTT menggelar pertunjukan fashion tenun ikat di Pesantren Walisanga, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Senin (29/5/2017).

Fashion etnik yang diintervensi oleh Kementrian Pariwisata RI bidang Kebudayaan ini dipimpin ahli desain busana Dian Urip.

Taufiq  Rahzen, Staf Khusus Bidang Kebudayaan Kemenpar menjelaskan fashion tenun ikat tersebut merupakan salah satu item kegiatan festival kebangsaan yang digelar di Ende.

Kemenpar menargetkan festival ini berskala internasional sehingga pariwisata Flores dapat berkembang cepat.

“Ini usulan dari daerah sehingga kita jadikan berstandar internasional. Bahwa, Soekarno pernah mencetuskan sejarah di kota ini,”ungkap Taufiq saat pembukaan fasion etnik tenun ikat.

Ia menegaskan Pesantren Walisanga menjadi tempat pilihan kegiatan berlangsung sebagai bentuk toleransi.

Toleransi yang dimaksud Taufik adalah kehadiran beberapa biarawan-biarawati Katolik yang turut mengabdi di Pesantren tersebut.

“Jadi, ada pastor dan suster yang selalu mendampingi anak-anak pesantren. Ini yang penting untuk bangsa ini,”tutur dia.

“Kita harap anak-anak kita bisa mengikuti jejak seperti ini. Toleransi mulai dari sini,”tambah Taufiq.

Sementara Fauzal Makmur, salah seorang peserta mengaku bangga dengan fashion etnik tersebut. Menurutnya, fashion itu dapat membangkitkan semangat kebudayaan terhadap anak bangsa.

“Saya senang kegiatan seperti ini. Kami dibekali dengan semangat budaya. Flores mempunyai budaya yang unik. Dan saya berharap bisa dipertahankan,”tandas Fauzal.

Acara fashion etnik dihadiri Bupati Ende Marselinus YW Petu. Gagasan fashion menurutnya memiliki makna untuk membangkitkan kreatifitas peserta didik untuk mendesain tenun ikat tanpa jahit.

“Semua ini masih dalam nuansa festival kebangsaan. Bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Ende adalah tempat lahirnya lima butir mutiara Pancasila. Semoga dengan semangat kebangsaan ini, semua kita bisa memaknai hidup berdasarkan Pancasila,”kata Bupati Marsel.***(Ian Balla/VoN).

Ende Tenun NTT
Previous ArticleRolis, Siswa SMA Regina Pacis Bajawa Ikut OSN Tingkat Nasional
Next Article Stok Beras di TTU Hingga Lebaran Aman

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.