Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Deno: Kelola Dana Desa Masih Banyak Masalah
VOX DESA

Deno: Kelola Dana Desa Masih Banyak Masalah

By Redaksi8 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pembukaan acara bimbingan teknis (bimtek) para kepala desa dan ketua BPD se-kabupaten Manggarai di aula Ranaka-Kantor Bupati Manggarai, Kamis (8/6/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Bupati Manggarai, Deno Kamelus mengaku hingga kini masih banyak masalah dalam pengelolaan dana desa.

Dia mengatakan hal itu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan acara bimbingan teknis (bimtek) para kepala desa dan ketua BPD se-kabupaten Manggarai di aula Ranaka-Kantor Bupati Manggarai, Kamis (8/6/2017).

Deno menyebut, permasalahan umum dalam pengelolaan dana desa bukan hanya di Manggarai, namun ditemukan secara nasional.

Menurut dia, secara nasional permasalahan yang ditemukan yakni; penggunaan dana desa masih banyak di luar prioritas.

Artinya, dana desa tersebut dialokasikan di luar kebutuhan urgen di masing-masing desa.

Selanjutnya, kata dia, masalah lain yang ditemukan yakni penggunaan dana desa tidak didukung dengan bukti yang memadai.

Misalnya, pengeluaran dana tersebut tak semuanya menggunakan kwitansi sebagai bukti.

Lalu masalah umum lain, imbuh Deno, yaitu pengerjaan proyek dana desa selama ini kebanyakan mengabaikan sistem swakelola.

Para pengelola cendrung memakai pihak ketiga dalam pekerjaan proyek dana desa tersebut.

Padahal menurut dia, jika pengelola mengikuti betul aturan penggunaan keuangan dengan sistem swakelola, maka bisa membantu ekonomi masyarakat di desa-desa.

“Sebenarnya tidak banyak yang merantau ke Malaysia, kalau misalnya terapkan swakelola,” kata Deno. (Adrianus Aba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleSejak Lama Warga Sok Matim Belum Nikmati Air Bersih
Next Article WALHI NTT: 70 Persen Kawasan di NTT Mengalami Krisis Air

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.