Ruteng, VoxNTT.com – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit berharap Kongres ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menghasilkan rekomendasi konkret untuk mendorong pembangunan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Menurut Herybertus, Manggarai masih menghadapi tantangan pembangunan sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pertanian dari wilayah timur hingga barat. Karena itu, forum nasional PMKRI diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah.
“Kami berharap rangkaian sidang dan kongres ini dapat melahirkan ide-ide strategis yang mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi pembangunan wilayah-wilayah kategori 3T,” ujar Herybertus saat membuka Kongres dan MPA PMKRI di Aula Assumpta Katedral Ruteng, Senin, 20 Juli 2026.
Herybertus mengatakan Pemerintah Kabupaten Manggarai mendukung penuh pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Menurut dia, PMKRI merupakan salah satu representasi wajah umat Katolik di tingkat nasional sehingga momentum kongres perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan gagasan yang bermanfaat dan berdampak bagi kemajuan daerah maupun nasional.
Ia juga menyambut delegasi dan tamu undangan dari berbagai cabang PMKRI se-Indonesia yang hadir di Ruteng.
Dalam kesempatan itu, Herybertus mengajak seluruh kader mengenang jasa para pendiri PMKRI yang telah meletakkan fondasi organisasi di tengah berbagai tantangan pada masanya.
Ia berharap semangat para pendahulu terus menjadi inspirasi dalam perjuangan organisasi.
Sementara itu, Ketua PMKRI Cabang Ruteng Sanctus Agustinus, Margareta Kartika, mengatakan forum tertinggi organisasi itu harus menjadi ruang dialektika yang produktif untuk melahirkan gagasan strategis bagi pembangunan bangsa.
Margareta menuturkan PMKRI Cabang Ruteng yang kini berusia 57 tahun merupakan bukti konsistensi kader dalam menjaga eksistensi organisasi.
Penunjukan Ruteng sebagai tuan rumah Kongres XXXIV dan MPA XXXIII juga menjadi jawaban atas harapan para senior dan alumni yang telah lama menginginkan kegiatan nasional tersebut digelar di Manggarai.
Menurut dia, pelaksanaan kongres di Ruteng diharapkan dapat mengangkat persoalan sekaligus potensi daerah 3T, termasuk Manggarai, agar mendapat perhatian lebih besar di tingkat nasional. [VoN]

