Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pangdam IX Udayana: Sebelum Dilantik, Semua Kepala Daerah Harus ke Ende
NTT NEWS

Pangdam IX Udayana: Sebelum Dilantik, Semua Kepala Daerah Harus ke Ende

By Redaksi22 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak saat memberikan keterangan kepada awak media usai acara buka puasa kebangsaan di Ende Flores (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak berpesan agar semua kepala daerah dan lembaga legislatif wajib berkunjung ke Ende sebelum dilantik.

Himbauan ini usai mengikuti acara buka puasa kebangsaan yang diselenggarakan oleh TNI di Lapangan Pancasila Ende Flores NTT, Kamis (22/6/2017).

Menurut Mayor Jenderal Komarudin bahwa Ende merupakan kota kecil lahirnya lima butir Pancasila. Oleh sebab itu, semua pemimpin daerah harus mengunjungi Ende Flores.

“Saya sampaikan ke luar Ende adalah kebhinekaan sangat menonjol dalam kebersamaan. Sehingga saya merasa ole-ole yang saya bawa ke luar Ende,”katanya kepada wartawan.

“Jadi saya berharap seluruh kepala daerah, DPR sebelum dilantik harus datang ke Ende,” ucap Mayor Komarudin.

Setelah menginjak kakinya di Ende Flores, beliau mengaku memiliki kesan tersendiri. Nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat terus dijunjung tinggi.

Hal ini, jelas dia, dikarenakan Ende kota lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.

“Kota Ende sebagai kota lahirnya Pancasila sehingga ini sebagai embrio yang sampai sekarang dipertahankan. Itu juga yang memancing saya untuk datang ke sini,” katanya.

Beliau berharap agar masyarakat tidak lagi mendiskusikan tentang Pancasila. Sebab, Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang sudah sesuai dengan kepribadian bangsa. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleJelang Lebaran, Pasokan Listrik di Ngada dan Nagekeo Dijamin Aman
Next Article Peduli Kebersihan, Asita Mabar Sumbang Mesin Potong Rumput

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.