Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Panitia Kurang Koordinatif, Pembalap TdF ‘Tersasar’ ke Maumere
NTT NEWS

Panitia Kurang Koordinatif, Pembalap TdF ‘Tersasar’ ke Maumere

By Redaksi13 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sedang menyaksikan TdF 2016 lalu (Foto: Floresa.co)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Tidak seperti tahun sebelumnya, para pembalap dan peserta Tour de Flores menurut rencananya harus langsung tiba Larantuka tanpa melalui Maumere.

Akan tetapi, satu pembalap bernama Daniel Whitehouse diketahui ‘tersasar’ ke Maumere.

Daniel tidak sendirian. Selain Daniel juga terdapat 8 orang dari Alsemat selaku Event Organizer lomba balap sepeda yang diklaim sebagai alat promosi pariwisata Flores tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, Kensius Didimus mengakui ada komunikasi yang kurang baik antara Alsemat dan panitia lokal.

“Ada miskomunikasi antara Alsemat dengan kami. Baru tadi pagi kami dapat info bahwa ada yang turun di Maumere,” terangnya kepada VoxNtt.Com di pelataran Ruang Tunggu VIP Bandar Udara Frans Seda Maumere pada Rabu (13/7/2017).

Menurut Kensius pihaknya sesungguhnya menunggu muntahan dari Kupang dan Denpasar.

Rencananya para peserta akan langsung tiba di Larantuka dari Kupang dan Denpasar.

Akan tetapi, ketika ditanya apakah maksud muntahan tersebut menunjukkan bahwa EO tidak memberikan kejelasan terkait jadwal tiba para peserta, ia tidak memberikan jawaban.

Mekipun demikian, Kensius menegaskan pihaknya tidak kesal dengan kondisi tersebut.

“Kalau kesal sih tidak. Itu bukan harapan kami. Kami hanya ingin peserta race tiba dengan selamat. Kalau Daniel Whitehouse itu memang dia ingin lewat Maumere,” ujarnya.

Rute Tour de Flores tahun 2017 ini berbeda dari tahun sebelumnya.

Para pembalap tidak lagi melewati Bajawa tetapi Mbay.

Panjang rute Tour de Flores tahun ini adalah 721,6 km dengan 6 etape yakni Larantuka-Maumere, Maumere-Ende, Ende-Mbay, Mbay-Borong, Borong- Ruteng dan Ruteng-Labuan Bajo.

Race akan diikuti oleh 14 tim asing dan 4 tim nasional. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleDituding Pelantikan Aparat Desa Ilegal, Ini Penjelasan Kades Lanaus TTU
Next Article Jangan Redup Tenun Ikat Sumba

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.