Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Di Nagekeo Musibah Bencana Alam Tahun 2017 Meningkat
Regional NTT

Di Nagekeo Musibah Bencana Alam Tahun 2017 Meningkat

By Redaksi13 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BPBD Nagekeo, Bernabas Lambar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Musibah bencana alam di tahun 2017 meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo, Bernabas Lambar mengatakan, bencana banjir pada tahun 2016 lalu terjadi hanya tiga, yakni di Kecamatan Keo Tengah satu dan Kecamatan Mauponggo dua.

Namun di tahun 2017, bencana banjir terjadi di Kecamatan Keo Tengah tiga, Mauponggo dua dan Kecamatan Aesesa Selatan satu.

“Selain bencana banjir, tahun terjadi juga musibah angin puting beliung yang memporak-porandakan pasar lama di Kecamatan Mauponggo,” kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis (12/7/2017)

Bernabas mengatakan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk menanggulangi semua bencana-bencana yang terjadi di Kabupaten Nagekeo.‎

Bahkan BPBD telah mengajukan surat ke pemerintah untuk memperbaiki jaringan air bersih yang rusak akibat di hantam banjir.

Selain itu, membuat saluran pengarahan air di Kecamatan Keo Tengah dan beberapa tempat lain yang terjadi longsoran.

Bernabas menambahkan, akibat terjadi bencana longsor dan banjir di Kabupaten Nagekeo pada tahun 2017, kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar lebih.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleWarga Desa Rana Masak Borong Mengeluh Jalan Belum Diaspal
Next Article Dinkes Ngada Workshop Dana Desa Bidang Kesehatan di Kecamatan Soa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.