Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»1000 Surat dari Ende Untuk Jokowi
HEADLINE

1000 Surat dari Ende Untuk Jokowi

By Redaksi12 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anak-anak SD di Kecamatan Detusoko memasukan tulisan untuk Presiden Jokowi ke dalam kotak (Foto : Nando Watu)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sebanyak 1000 anak Sekolah Dasar di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT menulis surat kepada Presiden Joko Widodo. Aksi menulis ini atas inisiatif dari PT Standardpen Industries yang berpusat di lapangan Detusoko pada Sabtu (12/8/2017).

Gerakan “Ayo Menulis” ini bermaksud untuk menghadirkan kesempatan hak-hak anak Indonesia untuk belajar menulis dengan tangan, dan membaca secara dini.

Anak-anak diajarkan berpikir dan menulis secara mandiri tentang pendapat, atau ide kemudian dikirimkan kepada Presiden Indonesia.

Ajakan “ayo menulis” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan satu juta bolpoin untuk anak dari pinggiran kota, di wilayah Barat hingga Timur Indonesia.

“Kami berharap anak-anak Indonesia di Detusoko, Maumere, dan Bajawa mulai mengenal kembali baca buku dan menuliskan cerita rakyat sesuai tradisi budaya, adat istiadat atau kearifan lokal lainnya atau pengalaman liburan mereka dengan tangan,” tulis Shara Christanti, Public Relations PT Standardpen Industries yang dirilis pada Sabtu (12/7).

Shara berharap agar kegiatan menulis surat untuk Presiden menjadi pengalaman, yang dinilai untuk menjadi tradisi bagi anak-anak dalam menulis dengan tangan.

“Menulis selain mengasah kinerja otak juga dapat membantu anak-anak menjadi kreatif. Kami mengandalkan guru dan orang tua untuk dapat membantu melestarikan menulis dengan tangan,” tulis Shara.

Sementara pegiat literasi kegiatan seribu surat untuk Jokowi, Nury Sybli mengatakan kegiatan tersebut bermaksud agar anak-anak dapat mengenal dan menjaga kehidupan yang rukun di bumi Nusantara ini.

Selain itu, anak-anak dapat mendekripsikan keindahan alam Flores yang layak dikunjungi oleh masyarakat seantero.

“Saya menawarkan program senin menulis untuk seluruh sekolah-sekolah dasar di Flores, sebagai bentuk gerakan meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak dini,” kata Nury.

Terkait dengan tulisan anak-anak yang akan dikirim ke Presiden, jelas Nury, merupakan pesan damai serta berbagi cerita tentang tradisi di Flores menurut perspektif anak-anak.

Tulisan atau pesan tersebut dapat ditiru oleh anak-anak lain di tanah air Indonesia.

“Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk memupuk semangat menghargai perbedaan pada anak-anak, seperti melihat banyaknya keragaman bahasa, warna-warni pakaian daerah, bervariasinya makanan sampai cara beribadah,” katanya.

Kepala UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Detusoko, Fransiskus Xaverius Leda menyambut baik kegiatan “Ayo Menulis” yang digerakan di pelosok-pelosok Indonesia ini.

“Saya senang Detusoko diperhatikan. Mudah-mudahan anak-anak di Detusoko semakin giat, dan program senin menulis yang ditawarkan dan akan kami perjuangkan bersama-sama,”katanya.***(Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleBantuan Pembangunan WC di Nanga Baras Diduga Salah Sasaran
Next Article Oknum Kades Oenain TTU Terancam Dipolisikan Warga

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026

PLN Sigap Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Flores Barat

27 Januari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.