Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Padi Diserang Hama Wereng, Warga Towak Resah
Regional NTT

Padi Diserang Hama Wereng, Warga Towak Resah

By Redaksi19 Agustus 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Padi di Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo diserang hama wereng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Sejumlah petani di Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo resah lantaran padi di sawah mereka diserang hama wereng.  Itu terutama para petani persawahan di Pintu KM 3 dua kanan Towak.

Pasalnya, saat berumur tiga bulan tanaman padi petani terlihat begitu subur berwarna hijau. Namun setelah itu berubah menjadi kuning kecoklatan dan bintik-bintik hitam akibat diserang hama wereng.

Profianus  Jago, salah satu petani Kelurahan Towak yang temui VoxNtt.com, Kamis (17/8/2017) sore mengaku resah dengan tingginya serangan hama wereng tersebut.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangkal hama tersebut. Namun tetap saja reaksi yang ditimbulkan tanaman padi semakin kerdil dan menguning.‎

Menurut  Profianus, hama wereng menyerang padi, saat bunting dan yang telah mekar.

“Segala upaya kita telah lakukan untuk membasmi hama tersebut, namun tetap saja tidak mempan. Ya sudah lah semua kita serahkan kepada yang berkuasa,” ujarnya dengan pasrah.

Hama wereng tersebut, kata dia, menyerang bagian batang tanaman padi dan menyebabkan tanaman mati dan menguning. Bahkan, bulir padi sebagian besar tidak berisi.

“Ada sekitar puluhan hektar yang terserang hama wereng dan mengakibatkan menurunnya produksi padi, padahal sebelumnya para petani juga berusaha melakukan pembasmian hama tetapi tetap berkurang produksi padinya saat panen sekarang ini,” kata Profianus.

Arman, petani lainnya mengatakan rata-rata tanaman padinya jika dilihat jumlah hama wereng di setiap satu rumpun sekitar 20 wereng dan bahkan lebih.

“Gara-gara hama wereng padi saya mati setiap satu rumpun padinya yang buahnya berisi hanya ada dua hingga tiga tangkai saja, sedangkan bulir yang tidak berisi lebih banyak dan tentunya ini merosot hasil produksinya,” kata Arman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Wolfgang Lena menjelaskan hanya ada satu cara untuk mengatasi hal tersebut yakni  dengan pergiliran tanaman padi dan jagung.

“Karena selama ini saya sudah lakukan program pergiliran tanam padi jagung, namun banyak petani masih ada belum setuju. kalau seperti ini salah siapa, karena pemerintah sudah banyak melakukan banyak hal untuk mengatasinya,” ujarnya.

Terkait itu pihaknya telah memberi bantuan obat-obat kepada petani yang gagal tanam. Namun itu tidak cukup, jika tidak ada pergiliran tanam.

“Bahkan kita punya program, ansuransi tani. Petani masuk ansuransi, lalu petani setiap musim petani bayar 35 ribu. Nantinya pada saat dia gagal panen. ansuransi akan membayar 6 juta perhektar sesuai rekomendasi penyuluh, dan pengamat hama.‎ Sampai saat ini sudah sosilalasi melalui PT3A dan penyuluh namun belum ada respon balik,” kata Wolfgang.

Data yang dihimpun VoxNtt.com, padi petani di pintu KM 3 dua kanan yang diserang hama yakni Porfianus Jago satu heaktar, Nobertus Rabha 1 1,2 hektar, dan Finsen Lalo setengah hektar. Ada pula sekitar puluhan hektar sawah petani yang didaftar diserang hama wereng. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticlePolres Ngada Amankan Kontainer di Pelabuhan Marapokot
Next Article Budaya Songke Belajar dari Perayaan Serenade 2017

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.