Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2017, PLN Fokus Bangun Jaringan Listrik ke 26 Desa di Sikka
Regional NTT

Tahun 2017, PLN Fokus Bangun Jaringan Listrik ke 26 Desa di Sikka

By Redaksi1 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pekerja PLN sedang memperbaiki jaringan di Kota Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- PLN Area Flores Bagian Timur terus bekerja memperluas jaringan listrik demi mendekatkan akses penerangan kepada rakyat di Sikka.

Tahun 2017 ini, PLN sudah dan sedang membangun jaringan ke 26 desa dan satu dusun di Kabupaten Sikka.

Asisten Manager (Asmen) Perencanaan pada PLN Area Flores Bagian Timur, I Made Arya Sukadana menerangkan desa-desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni Mapitara, Tanawawo, Hewokloang, Alok Barat, Talibura, dan Doreng.

“Dari Bu Watuweti sampai Tuwa, Bu Utara sampai Poma, Lenandareta, Nenbura sampai Egon Gahar, Nangatobong, Darat Pantai, Wolomapa, dan Pomat di Alok Barat,” ungkap Arya Sukadana kepada VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Kamis (31/8/2017).

Menurut Arya Sukadana beberapa diantaranya sudah selesai dikerjakan.

Pihak PLN Area Flores Bagian Timur sendiri menargetkan pada tahun 122 desa di Sikka sudah dimasuki jaringan listrik pada tahun 2018.

Sampai dengan akhir tahun 2017 ini baru 109 desa yang dimasuki jaringan listrik.

Tahun ini PLN mengutamakan perluasan jaringan ke desa-desa yang belum ada jaringan listrik.

“Dusun-dusun nanti kemudia. Tahun ini kita target listrik sampai di kantor desa,” terang Arya Sukadana.

Menurutnya sampai saat ini sudah  beberapa lokasi yang telah diselesaikan pekerjaannya yakni di Wolomapa, Darat Pantai, Nangatobong, dan Dusun Pomat di Kelurahan Wailiti.

Sementara itu, desa-desa yang berada di wilayah kepulauan diantaranya seluruh Kecamatan Palu’e dan desa-desa lain di pulau-pulau.

Ketika ditanyai terkait biaya pemasangan Arya menjelaskan ada dua jenis biaya yang harus disiapkan oleh setiap calon pelanggan.

Pertama, biaya penyambungan yang dibayarkan kepada PLN. Kedua, biaya Surat Layak Operasi (SLO) dan biaya pemasangan yang dibayarkan kepada instalatir. (Are De Peskim/AA/VoN)

Sikka
Previous ArticlePolres Manggarai, Pemerintah dan Penindasan Gaya Baru
Next Article Lewat Linsek, Puskesmas Wairiang Lembata Tingkatkan Fungsi Pelayanan

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.