Atambua, Vox NTT-Bakal calon gubernur NTT, Dr. Benny K Harman (BKH) mengunjungi masyarakat Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Sabtu (09/09/2017).
Kehadiran BKH bersama istri, Drg. Ernawati Harman, disambut meriah oleh ratusan masyarakat dan veteran perang Timor Leste di Aula Markas Cabang Veteran di Kimbana.
Sebelum memasuki ruangan tatap muka, BKH bersama tim disambut meriah dengan tarian likurai yang diperagakan ibu-ibu desa setempat.
Hawa panas yang menyala di atas langit-langit daerah itu tak menyulut semangat para ibu meliukan tarian khas daerah itu.
Fransiskus Martins, seorang petani asal Desa Toe, Kecamatan Raihat, mengaku senang atas kunjungan calon gubernur dari partai Demokrat ini.
Menurut dia, baru kali ini daerah itu dikunjungi BKH padahal selama ini dirinya sudah merindukan kehadiran dirinya.
“Saya hanya menonton bapak di tivi. Baru kali ini kami masyarakat lihat langsung pak Beny” ujar Martins.
Karena kerinduan itu, dia rela datang dari kampungnya di perbatasan dengan waktu tempuh selama dua jam. Jarak daerah itu dengan perbatasan Timor Leste sekitar 5 KM.
Dia berharap jika BKH terpilih agar lebih memperhatikan nasib kaum petani khususnya terkait kekurangan pupuk yang sering terjadi.
“Saya petani pak, saya harap beliau (BKH) dapat mengatasi masalah pupuk di daerah kami” katanya kepada VoxNtt.com.
Bapak Julio Do Karmo, Ketua Wartimcab veteran cabang Belu menyampaikan apresiasi kepada BKH karena baru pertama kali calon gubernur NTT datang berkunjung ke Markas Cabang veteran RI itu.
Pak Julio berjanji untuk mendukung penuh BKH dan bekerja dari kampung ke kampung.
Dia juga berharap agar tim BKH tidak hanya menyusuri perkotaan tetapi harus masuk kampanye sampai ke pelosok kampung.

Sementara Ibu Maria Rafu dan Anastasia Rafurei berharap jika BKH terpilih, beliau mampu memperhatikan bidang kesehatan dan air minum.
“Suami saya sakit sampai saat ini di rumah. Itu makanya saya datang sendiri tanpa dia” keluh ibu Maria.
Menjawabi keluhan itu, BKH mengatakan kehadirannya di daerah itu untuk mendengarkan langsung masalah rakyat.
Namun yang paling utama, kata dia, masyarakat harus memilih orang benar dan punya komitmen tinggi.
“Kalau saya jadi Gubernur, saya akan datang lagi ke tempat ini untuk bicarakan lebih dalam apa yang kita lakukan”tegas BKH. (RA/VoN).

