Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bandar Udara Tanjung Bendera Gagal Dibangun, Begini Sorotan DPRD Matim
NTT NEWS

Bandar Udara Tanjung Bendera Gagal Dibangun, Begini Sorotan DPRD Matim

By Redaksi10 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat anggota dewan dan pemerintah di ruangan sidang DPRD Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pembangunan Bandar Udara Tanjung Bendera di Kecamatan Kota Komba tampaknya gagal dibangun tahun 2017 ini.

Atas gagalnya pembangunan Bandar udara itu, membuat Fraksi Demokrat DPRD Manggarai Timur (Matim) angkat bicara.

Fraksi Demokrat meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) Matim perlu mengambil sikap tegas dan sportif.

Pasalnya, Pembangunan Bandar Udara Tanjung Bendera setiap tahun dianggarkan.

Sorotan tersebut dituliskan dalam pemandangan Fraksi Demokrat terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan anggaran tahun 2017 yang salinannya diterima VoxNtt.com, Sabtu (9/9/2017).

Menurut mereka, pemerintah perlu mengambil sikap yang tegas dan sportif terhadap kegagalan itu.

“Kalau gagal katakan gagal dan diakui kepada publik. Supaya jangan seolah-olah kegagalan yang disengajakan disampaikan kepada publik sampai akhir periode kepemimpinan sekarang ini,” tulis Fraksi Demokrat dalam pandangan yang ditandatangani Ketua Fraksi Leonardus Santosa, Sekretaris Fransiskus A. Jerama, dan Juru Bicara Ambrosius Don itu.

“Hal ini kami sampaikan dengan fakta, tiap tahun anggaran selalu dianggarkan. Dan setiap perubahan anggaran, alokasi dananya dirasionalisasi kembali. Hal ini sama dengan di anggaran induk diberikan pengharapan kepada masyarakat, di perubahan selalu dengan alasan tidak cukup waktu,” tulis Fraksi Demokrat.

Mereka menyampaikan sejak direncanakan, Pembangunan Bandar Udara Tanjung berdasarkan RKPD yang merujuk pada RPJMD.

Hal itu tentu saja bersumber dari Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Matim.

Menurut Fraksi Demokrat sampai dengan pelaksanaanya sudah menghabiskan uang daerah yang tidak sedikit. Pembangunan bandara ini adalah kegagalan yang diakibatkan oleh perencanaan yang tidak terukur dan relevan berdasarkan kewenangan.

“Fakta yang perlu kami sampaikan bahwa presentasi hasil studi sudah dilakukan berulang kali, tetapi izin prinsip yang ditunggu untuk menjadi landasan dilakukannya kegiatan lanjutan tidak kunjung diperoleh,” tulis Fraksi Demokrat. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleMuseum Tenun Ikat dan Taman Bung Karno Ende Jadi Kawasan Ternak Kambing
Next Article Cerpen: “Andini”

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.