Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Muntaber Serang Warga Mbay
KESEHATAN

Muntaber Serang Warga Mbay

By Redaksi19 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-  Wabah penyakit muntah sekaligus berak (Muntaber) mulai menyerang warga Mbay. Korban dominan anak-anak balita. Wabah ini diduga karena krisis air bersih yang menimpa sebagian warga Mba.

Akhir-akhir ini Mbay memang tengah kesulitan air bersih, karena mengalami kekeringan yang melanda Ibu Kota Kabupaten Nagekeo itu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Ellya Dewi didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ermenlinda Rangga Kepada VoxNtt.com, Selasa (19/9/2017) saat dijumpai di ruang kerjanya.

Menurut Dewi, ‎sesuai data yang diterima dari puskesmas Danga sejak Januari-minggu ketiga pada bulan september 2017, terdapat 169 anak yang dirawat di Puskesmas Danga dengan diagnosa muntaber.

Dijelaskannya,  wabah tersebut diduga karena di Kota mbay tengah mengalami kekeringan, sehingga pasokan air bersih untuk mandi, cuci, Kakus (MCK) sulit didapat warga.‎

“Kalau air tidak ada mau bagiamana lagi. Air harus diutamakan supaya sebelum makan harus cuci tangan dulu,” ujarnya.

Data dari Puskesmas Danga, saat ini pasien diare yang masih dirawat sebanyak 16 orang anak. Namun jumlah warga yang terjangkit diare di perkirakan lebih banyak dan berpotensi akan bertambah terutama di daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

Lanjut Dewi, Jumlah pasien penderita diare diperkirakan akan terus bertambah karena di sejumlah pusat kesehatan masyarakat, angka warga yang memeriksakan kesehatan terus meningkat.

Dinas kesehatan Kabupaten Nagekeo pun terus mewaspadai kemungkinan meningkatkan jumlah penderita diare dengan menyiapkan obat-obatan.

Selain itu, Dinas Kesehatan setiap sore dengan mobil berpatroli keliling kota Mbay untuk menghimbau warga.‎ “Sementara kepada warga dihimbau untuk selalu mengkonsumsi air masak,” terang Dewi.

Walau yang terserang wabah ini jumlahnya terus meningkat. Namun sejauh ini belum ada korban jiwa.

Oleh karenanya, pihaknya terus mengingatkan warga untuk selalu waspada dengan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di tengah keterbatasan yang sedang dialami.

Berikut, data penyakit muntaber di Puskesmas Danga sejak awal tahun 2017.  januari 5 orang, Februari 2 orang, Maret 2 orang, april 5 orang, Mei 2, Juni 64, juli 52, agustus 21, september sampai minggu ketiga 2017 sebanyak 16 orang.‎ (Arkadius Togo/VoN)

 

Nagekeo
Previous ArticleDi Nagekeo, Beras Raskin Bau Apek dan Hancur Tetap Dibagikan
Next Article Kisruh SMAN 2 Langke Rembong Sudah Dilaporkan ke Dinas Pendidikan NTT

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.