Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»AKN Nagekeo Siap Berdiri Sendiri
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

AKN Nagekeo Siap Berdiri Sendiri

By Redaksi19 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Elias Djo, Bupati Nagekeo (Foto: sergapntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Nagekeo menargetkan pada tahun 2017 ini, Akademi Komunitas Negeri (AKN) Nagekeo berdiri sendiri.

Penetapan target tersebut sejalan dengan tuntasnya pembangunan gedung AKN Nagekeo di Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa.

Bupati Nagekeo, Elias Djo ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati Nagekeo, Senin (18/9/2017) mengatakan, selain lahan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 1 miliar lebih pada tahun 2016 untuk pembangunan gedung AKN Nagekeo.

“Pembangunan gedung sudah dimulai tahun lalu. Tahun ini dilanjutkan. Kita target pembangunan gedung selesai tahun ini dan bersamaan dengan kehafiran gedung baru, kita targetkan tahun ini, kita mendapat kewenangan pengelolaan penuh,” kata Elias.

Elias mengatakan AKN Nagekeo juga sedang mempersiapkan para dosen sesuai standar kualifikasi yang ditentukan.

“Saat ini ada beberapa dosen sedang mengambil program pasca sarjana,” katanya.

Selama ini, pengelolaan AKN Nagekeo masih di bawah naungan Politeknik Negeri Ujung Pandang (Makassar)

Menurut Ketua Program Pendidikan di luar Domisili Pokiteknik Negeri Ujung Pandang (PPD PNUP) Ir. Zulmanwardi, beberapa waktu lalu, AKN Nagekeo belum bisa berdiri sendiri karena belum memenuhi syarat yang ditentukan.

Syarat tersebut antara lain: lahan, infrastruktur gedung yang memadai, tenaga dosen minimal tiga dosen berkualifikasi S2 per prodi.

Zulman mengatakan, karena di AKN Nagekeo ada dua program pendidikan, maka tenaga dosen dengan kualifikasi S2 yang dibutuhkan harus enam orang.

Selain itu, staf keuangan tiga orang status pekerjaan pegawai negeri sipil (PNS).

“Pemda yang harus siapkan karena staf keuangan tidak bisa swasta,” kata Zulman.

Zulman berharap Pemda Nagekeo terus mendukung keberadaan AKN, sehingga tidak bernasib seperti dua AKN di Papua yang terpaksa harus ditutup Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleKisruh SMAN 2 Langke Rembong Sudah Dilaporkan ke Dinas Pendidikan NTT
Next Article Pemkab Belu Segera Bangun Kawasan Wisata Rohani

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.