Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Datang Rekam e-KTP di Borong, Warga Buti Penuhi Satu Bus Kayu
Regional NTT

Datang Rekam e-KTP di Borong, Warga Buti Penuhi Satu Bus Kayu

By Redaksi4 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bus kayu yang ditumpangi warga Buti
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Puluhan warga Desa Buti Kecamatan Sambi Rampas mendatangi Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Manggarai Timur (Disdukcapil Matim) di Borong, Rabu (4/10/2017).

Pantauan VoxNtt.com, puluhan warga tersebut memenuhi satu oto cool (bus kayu) dan tiba di Lehong pusat pemerintahan Matim Rabu siang.

“Kami datang mau rekam dan ambil KTP yang sudah rekam beberapa tahun lalu. Kami sangat butuh KTP karena ada bantuan pemerintah, syaratnya harus ada KTP,” ujar Selin dan Jek warga desa Buti.

Keduanya menuturkan, warga menggunakan mobil yang mereka tumpangi dengan sistem pakai.

Sejumlah warga Buti saat mengantri di depan kantor Disdukcapil Matim

“Kami pakai ini mobil. Satu orang itu, 100 ribu pergi pulang. Tidak apa-apa, yang penting kami bisa dilayani. Karena ini mendesak, ya, kami ramai-ramai datang ke dinas hari ini,” kata Selin dan Jek.

Kepala Disdukcapil Matim Paulus Tamur kepada VoxNtt.com mengatakan pihaknya mengapresiasi atas antusiasme warga untuk merekam KTP elektronik di kantornya.

Namun dirinya merasa kecewa dengan masyarakat tersebut, sebab pihak Disdukcapil Matim pernah mendatangi Desa Buti untuk melayani perekaman KTP elektronik.

Dijelaskannya, puluhan warga desa Buti yang datang tersebut menjadi prioritas pelayanan pihak dinas.

“Perekaman tadi sudah selesai semua. Tetapi, untuk KTP elektroniknya belum bisa langsung keluar. Karena harus konsolidasi ke server pusat lagi. Tetapi, untuk bisa atasi itu, bisa pakai surat keterangan (Suket) pengganti KTP. Itu bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan,” jelas Kadis Paul. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleInspektorat Matim Dinilai Lamban Tangani Dugaan Pungli di SDI Wae Paci
Next Article Pilkada Nagekeo, Paket PAS Optimis Didukung Tiga Partai

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.