Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»PLTMG 20 MW Rangko Bakal Penuhi Kebutuhan Listrik untuk Mabar
Ekbis

PLTMG 20 MW Rangko Bakal Penuhi Kebutuhan Listrik untuk Mabar

By Redaksi21 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula saat memantau Proyek MPP 20 MW di Rangko (Foto: Gerasimos Satria/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara sedang melaksanakan pembangunan Mobile Power Plant (MPP) di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pembangunan MPP itu dengan kapasitas 20 MW.

Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula, Jumat (20/10/2017) usai groundbreaking MPP 20 MW mengatakan dengan adanya pembangunan itu di Labuan Bajo, maka kebutuhan listrik untuk seluruh masyarakat Mabar terpenuhi.

Bahkan 20 MW itu nantinya dapat melebihi kebutuhan listik bagi 10 kecamatan di Mabar.

“Tahun 2017 ada 33 desa baru di Mabar akan diterangi listrik. Sedangkan sisanya akan dilaksanakan tahun 2018,” kata Dula.

Dia menargetkan tahun 2018 seluruh desa di Mabar akan diterangi Listrik.

Program 100 persen desa berlistrik yang merupakan program Presiden Joko Widodo itu disambut baik oleh masyarakat Mabar.

“Ada beberapa desa yang sudah diterangi listrik dan masyarakat bangga,” katanya.

Menurutnya yang menjadi kendala dalam program 100 persen desa berlistrik yakni sebagian masyarakat Mabar tidak mengizinkan lahannya untuk tempat berdirinya tiang listrik.

“Kita tetap upayakan untuk kerjasama dengan TP4D untuk penyelesaian persoalan lahan yang tidak beri izin oleh masyarakat itu,” ujar Dula.

Dia juga berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian terhadap kemajuan sektor pariwisata di Mabar.

Dengan adanya pembangunan MPP 20 MW di Labuan Bajo, maka kebutuhan listrik untuk hotel dan kebutuhan masyarakat pasti akan terpenuhi.

Kepala PLN Rayon Labuan Bajo, Juniharto yang hadir dalam acara itu menyampaikan proyek MPP 20 MW akan ditargetkan selesai pada 2018 mendatang.

Pihaknya saat ini sedang melakukan pemasangan tiang listrik.

“Kita targetkan proyek MPP 20 MW selesai setelah idul fitri 2018 mendatang,” harap Juniharto.

Penulis: Gerasimos Satria
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Barat
Previous ArticleGelar Rakercab, HIPMI TTU Siap Kelola Sektor Pariwisata
Next Article Warnatasku Ingin Satukan Perempuan Maumere Lewat Tenunan Dokar

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.