Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»WC di Dinas Pertanian TTU Kotor dan Bau
Regional NTT

WC di Dinas Pertanian TTU Kotor dan Bau

By Redaksi24 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi WC Pria pada Kantor Dinas Pertanian TTU yang dipenuhi sarang Laba-laba dan berbau. (Foto: Eman Tabean/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- 2 (dua) kamar WC Pria dan Wanita di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kotor dan bau.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (24/10/2017) tampak pada bagian tembok dan lantai serta plafonnya kotor dan dipenuhi sarang laba-laba laiknya kondisi bangunan yang lama tak diperhatikan.

Selain itu, pada toilet Pria tak tersedia air. Kuat dugaan bau yang menyengat pada WC ini karena setiap orang yang buang air tak menyiramnya lantaran tak ada air.

Halaman depan kantor dinas pertanian TTU yang dipenuhi rumput liar. (Foto: Eman Tabean)

Selain kondisi WC yang tidak terawat, halaman depan Kantor yang mengurus hajat hidup kaum tani tersebut juga dipenuhi rumput liar dan gersang. Ketiadaan pepohonan menambah kegersangan di kantor itu.

Plt. Kepala Dinas,Yan Lela Kaha saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya menagu, setiap pagi dirinya memerintahkan security untuk memperhatikan ketersediaan air dan juga kebersihan toilet yang ada.

Namun dirinya juga tidak mengetahui mengapa sampai kondisi tersebut bisa terjadi.

“Setiap hari saya selalu ingatkan mereka (pegawai dinas pertanian) bahwa kebersihan dari sebuah kantor itu tolak ukur paling utama ada pada toilet. Saya sudah ingatkan terus tapi rupanya mereka masih lalai juga,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara terkait kondisi halaman, Yan menjelaskan, memang selama ini pihaknya belum bisa melakukan penataan. Namun dia mengaku, dalam waktu dekat ini segera dilakukan penataan menggunakan dana APBD II.

Lebih lanjut Yan menjelaskan, dalam penataan halaman nanti pihaknya akan bekerja sama dengan Plan Internasional untuk menerapkan teknologi inovasi terbaru.

“Adik punya masukan akan menjadi perhatian buat kami sehingga ke depannya kondisi toilet tidak seperti yang adik lihat hari jnj lagi,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

 

TTU
Previous ArticleListrik Sering Padam, Mobil dan Kantor PLN Wolowaru Ende Dirusaki Warga
Next Article Kisruh Pemecatan Asty Dohu, Komisi A DPRD Matim Pastikan Ada Jalan Keluar

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.