Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Puisi-Puisi Fian N-Catatan Redaksi Hengky Ola Sura
Sastra

Puisi-Puisi Fian N-Catatan Redaksi Hengky Ola Sura

By Redaksi11 November 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Isitmewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Rindu Yang Hilang

Dibawa embun yang tetas dini kau lari susuri sepi

memanggil sunyi yang riuh di antara lupa dan yang tak alpa kau semaikan

benih pada semak belukar rindukan mentari dahaga

kedamaian terlilit serapah yang binal

Di mana semuanya itu semaunya kau sembunyikan (?)

 

Nayla

ingin kutemui dirimu

di balik puing kata-kataku

yang tak sempat disampaikan

angin padamu yang kini kutahu

kita adalah kata dan

kata kita ada aku, mu

 

Mata AirMu

Sebelum senja tiba

Tiba-tiba berlinang air pada mataMu tumpah

Di sekujur tubuh yang lelah

Lekas kembali bergairah

Sempat tak tanya

Air pada mataMu

Basahku kuyup, kini

Jiwa yang krontang ilalang-ilalang berdansa ria

Keriap rumput adalah aku yang mekar pada

Pelataran surgaMu

Maumere, 2017

*Fian N berasal dari Boawae, Nagekeo

Mahasiswa STFK Ledalero

Tinggal di Maumere

 

Yang Ekspresif dari Puisi Berjudul Rindu

Oleh Hengky Ola Sura

Redaksi Seni Budaya Voxntt.com

 

Puisi dapat pula dinikmati dengan santai dan bahagia.

Sekalipun isi dalam atau maknanya bicara tentang rasa yang sumpek. Pada puisi Rindu Yang Hilang, Fian N menghadirkan satu suguhan yang enak ketika dibaca (baik dengan hening ataupun dengan suara).

Pada puisi ini Fian N, sudah dengan taktis menampilkan satu pembacaan yang renyah ketika puisi tersebut dibacakan.

Penghayatan mendalam atas puisi inilah pada akhirnya membawa satu pesan yang tertinggal bahwa puisi ini sungguh sangat ekspresif. Ekspresifnya adalah bahwa dalam deret diksi yang renyah itu, puisi ini hadir dengan satu kedukaan bernama kehilangan.

Secara pribadi saya menikmati bagaimana Fian menyinambungkan suasana macam embun yang tetas pada hari yang masih sangat pagi dan kesepian yang melingkupi pagi tersebut. Akhir dari semuanya adalah sesuatu yang secara jelas dengan deret kata macam kedamaian terlilit serapah yang binal.

Deret kata macam itu saja sudah sangat jelas menyatakan bahwa getar dari rindu yang seharusnya bisa jadi satu kesukaan malah jadi duka. Ya karena sesuatu yang bisa saja diluahkan toh pada akhirnya disembunyikan.

Pada puisi Nayla, tampak ada kesatuan dari rasa  rindu yang hilang itu dibahasakan. Dengan menyandingkan kata mu pada kata kita dan aku sesungguhnya terbentang jarak. Ada yang bisa saja disembunyikan.

Maka rindu yang seharusnya meruap jadi rindu yang hilang. Puisi Rindu Yang Hilang dan Naila saya kira  intensinya adalah pada sosok sepasang kekasih yang cintanya terburai pada puing-puing kata.

Pada puisi Mata Airmu, Fian N termaktub pesan spiritual yang  hendak disampaikan. Puisi ini hemat saya jadi serupa oase yang jadi tempat berteduh. Pada puisi ini kita seperti diajak untuk memurnikan niat juga janji tentang segala kebajikan hidup yang harus diamalkan.***

Previous ArticleHasil Survei Terbaru, Tiga Nama Bersaing Ketat di Pilgub NTT
Next Article Panwascam di Matim Dihimbau Kerja Sesuai Aturan

Related Posts

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026

Senja di Atas Batu Sisa

13 April 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.