Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Di Kantor Bupati dan Dinkes Belu, Sampah Berserakan
Regional NTT

Di Kantor Bupati dan Dinkes Belu, Sampah Berserakan

By Redaksi15 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemandangan sampah di lingkup Setda Belu {Foto: marcel/voxntt)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Setda Belu dalam hal kebersihan lingkungan masih tergolong rendah.

Kondisi ini kontra produktif dengan semangat Pemda Belu untuk mengeliminasi penyakit malaria dari Kabupaten itu.

Padahal, pekan kemarin, Kepala Dinas Kesehatan, Theresia Saik, kepada VoxNtt.com mengatakan daerah itu merupakan salah satu dari tujuh daerah endemis malaria di NTT dengan angka API yang paling tinggi. Annual Parasite Incidence atau API adalah angka kesakitan malaria (berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium) per 1000 penduduk dalam 1 tahun.

Saik kala itu menuturkan untuk membebaskan penyakit malaria dari Belu, Dinas Kesehatan bersinergi dengan  semua dinas, termasuk masyarakat.

Salah satu cara yang ia tawarkan adalah membersihkan lingkungan termasuk lingkungan perkantoran dari sampah terutama sampah plastik dan botol bekas yang dapat menjadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk.

Namun, mimpi Kadis Kesehatan masih sebatas isapan jempol. Pantauan VoxNtt.com pada Selasa (14/11/2017) di kantor Bupati, sampah menumpuk di lorong antara Bagian Humas Protokol dan Bagian Umum Setda Belu.

Tampak, ada kotak sampah di depan bagian umum, namun tidak digunakan. ASN di kedua OPD ini lebih cendrung membuang sampah di tempat sampah yang sudah rusak. Sampah yang dibuang lebih banyak bekas botol air mineral, bekas kotak nasi dan bekas kertas pembungkus nasi.

Tampak sampah berserakan di lingkup Setda Belu (Foto: Marcel)

Beberapa orang staf nampak keluar masuk dengan rutinitas kantor tanpa merasa terusik dengan sampah yang sudah menumpuk itu.

Selain itu, di Bagian Kepegawaian persis di tangga naik menuju lantai dua, tampak ada kotak sampah namun belum dimanfaatkan dengan baik. Selain tidak menaruh sampah sesuai jenisnya, masih ada sampah yang berserakan di sekitar tempat sampah.

Kondisi terburuk ditemui di halaman kantor Dinas Kesehatan yang seharusnya menjadi leading sektor dalam urusan kebersihan lingkungan kantor.

Disana, VoxNtt.com menemukan dua tumpuk sampah yang dibuang di halaman depan kantor. Tumpukan yang satu ditaruh persis di depan gudang Farmasi dan tumpukan yang satu ditaruh persis di di depan dekat dengan pintu gerbang.

Kepala Dinas Kesehatan Theresia Saik kepada VoxNtt.com menuturkan bahwa dirinya bersama staf di Dinkes akan memperhatikan tumpukan sampah tersebut. Disampaikan bahwa Dinkes sudah menyurati Dinas PU untuk pengadaan kotak sampah.

“Ya, tentu akan diperhatikan. Kami sudah surati Dinas PU untuk kasih tong sampah” jelas Saik melalui pesan singkat kepada VoxNtt.com.

Sementara Sekda Belu dan Bupati Belu yang dihubungi VoxNtt.com belum memnerikan respon hingga berita ini diturunkan.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni

Belu
Previous ArticleBak WC IGD Meluap, Ini Tanggapan Direktur RSUD Ruteng
Next Article Potensi Koruptor Garong APBD dan APBN Pada Saat Pembahasan

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.