Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Belasan Rumah Warga Maukaro Ende Terancam Abrasi
Regional NTT

Belasan Rumah Warga Maukaro Ende Terancam Abrasi

By Redaksi29 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Air laut masuk ke rumah warga saat pasang naik di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Warga berharap Pemerintah segera membangun tanggul break water (Foto: Kasmirus Deo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Setidaknya 18 rumah penduduk yang bermukim di sepanjang bibir pantai di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur terancam ambruk akibat abrasi yang disebabkan ombak besar.

Dominikus Minggus, salah seorang korban mengatakan, pasang naik terjadi sejak Kamis (25/1). Air naik hingga di pemukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter.

“(Air) sudah masuk ke rumah pak, dapur dan kamar wc sudah penuh air laut,”ujar dia terpisah Minggu malam (28/1).

Ia menjelaskan, sejumlah warga panik dengan bencana tiba-tiba tersebut. Akibatnya, warga yang mendapatkan bencana harus mengungsi ke rumah tetangga.

Meski demikian, Minggus mengaku tidak ada korban jiwa.

“Baru kali ini terjadi yang lebih besar. Memang sering pasang naik tapi tidak separah ini pak. Ini membuat kita disini panik,”ucap Minggus.

“Memang tidak ada yang rusak pak, tapi rumah kita terendam. Aktifitas kerja kita juga terhambat,”sambung dia.

Sementara warga lain, Kasmirus Deo menyampaikan sikap penyesalannya terhadap Pemkab Ende yang lamban membangun tanggul break water di sepanjang pantai Maukaro.

Menurut Kasmirus, warga setempat sudah sering mengusulkan baik melalui mesrembang maupun tatap muka.

“Tapi, belum juga bangun. Sangat kecewa karena nanti mengganggu kegiatan kami,”tutur Kasmirus.

Ia memprediksikan, jika tidak segera dibangun maka ombak laut akan terus mengikis bibir pantai. Bahkan akan berdampak lebih parah terhadap rumah penduduk karena keberadaannya sudah sangat terancam.

“Ya, memang dari pihak camat sudah memantau langsung. Tapi, kan kita minta untuk membangun tanggul itu. Bukan hanya memantau, mendata saja,”kata Kasmirus melalui telepon seluler lantas berharap Pemkab Ende untuk membangun tanggul break water.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleTanah Longsor Tutup Ruas Jalan Maubesi- Wini TTU
Next Article Bupati Tote: Jangan Gunakan Dana Jaminan Sertifikat Tanah untuk Ambil Istri Muda

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.