Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Urus Sertifikat Tanah, Warga Lengkosambi Timur Cium Aroma Pungli
Regional NTT

Urus Sertifikat Tanah, Warga Lengkosambi Timur Cium Aroma Pungli

By Redaksi8 Februari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi sertifikat tanah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Remigius Selasa, warga Desa Lengkosambi Timur, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada mencium aroma pungutan liar (pungli) pada proses pembuatan sertifikat tanah gratis melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PPTSL).

Remigius menduga aparat desa Lengkosambi Timur telah melakukan pungli sebesar Rp 75.000 per-kapling tanah. Sementara pemecahan sertifikat perkapling sebesar Rp 300.000.

“Ada 150 kapling tanah temasuk pemecatan sertifikat dipungut biaya. Yang kami pertanyakan uang itu untuk apa. Kata Kepala desa Lengkosambi Timur untuk makan minum dengan para pegawai pertanahan sebanyak dua orang yang melakukan Parona di Lengkosambi Timur selama dua hari pada bulan November 2017 lalu,” ujar Remigius kepada VoxNtt.com belum lama ini.

Remigius Selasa

Menurut dia, pungutan tersebut bukan hanya di Desa Lengkosambi Timur, tetapi terjadi di beberapa desa. Desa-desa itu antara lain; Lengkosambi Tengah, Barat, dan Utara.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Kepala Desa Lengkosambi Timur belum berhasil dikonfirmasi.

Pada Jumat lalu, VoxNtt.com mendatangi kantornya, namun Kades Lengkosambi Timur tidak berada di tempat.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleHARMONI Dapat Restu Masyarakat Sumba Lewat Ritual ‘Ndara Male Mbonga Auta’
Next Article Merpati: Potensi Pariwisata Pantai di Desa Nanga Rawa Perlu Dikembangkan

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.