Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Demokrat Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Penembakan di Sumba Barat
HEADLINE

Demokrat Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Penembakan di Sumba Barat

By Redaksi28 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Agustinus Tamo Mbapa ( Foto : Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-  Pengurus Harian DPP Partai Demokrat, Agustinus Tamo Mbapa (ATM) mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman segera mengusut tuntas kasus penembakan warga di Kabupaten Sumba Barat.

ATM mengaku, sangat prihatin atas kekerasan yang dilakukan oknum Kepolisian saat proses pengukuran tanah Kampung Marosi, Desa Patiala  Bawah, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Rabu, 25 April 2018 lalu.

“Segera diusut dan berikan sanksi yang paling berat kepada pelakunya seperti pemecatan, Polri sebagai pengayom bukan rivalitas rakyatnya sendiri,” tegas Tamo Mbapa kepada VoxNtt. com melalui pesan WhatsApp-nya, Sabtu siang (28/04/2018).

Direktur Nusantara One Institute itu juga meminta Pemerintah Kabupaten Sumba Barat untuk menghentikan sementara rencana pihak investor atau swasta yang melakukan investasi di wilayah itu.

“Rakyat harus melindungi dan jika pihak pemerintah tidak peduli, saya akan pimpin sendiri gerakan peduli dan bebaskan rakyat dari pembodohan dan tidak kekerasan,” tegas ATM.

Sebelumnya, insiden berdarah terjadi di Kampung Marosi, Desa Patiala  Bawah, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Rabu, 25 April 2018 lalu. 

Baca: Insiden Berdarah di Sumba, Tiga Organisasi Demonstrasi di Kota Kupang

Kericuhan tersebut terjadi saat pengukuran tanah dan telah menewaskan pria 4o tahun bernama Poro Duka. Tak hanya itu peristiwa berdarah itu mengakibatkan belasan orang lainnya luka-luka. 

Warga memrotes kegiatan pengukuran tanah yang dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumba Barat yang dijaga 131 personel gabungan dari Brimob, TNI, dan personel polisi dari Polres Sumba Barat. 

Peristiwa penembakan itu terjadi saat aparat kepolisian Polres Sumba Barat dan anggota Brimob melakukan pengamanan terhadap pengukuran tanah seluas 50-an hektare di Desa Patiala Bawah milik PT Sutra Marosi Kharisma. 

Saat itu, warga meminta sebelum dilakukan pengukuran, harus dihadirkan dahulu pembeli pertama tanah tersebut.

Namun, pihak Dinas Pertanahan dan BPN bersikeras terus melakukan pengukuran, sehingga terjadi bentrokan menyebabkan satu korban meninggal dunia atas nama Poro Duka.

Sedangkan satu korban lainnya, Matti Uku menderita luka tembak dua kali di kakinya dam kini ia sedang dirawat di RSUD Waikabubak.

Peristiwa naas tersebut menuai banyak protes dari berbagai kalangan aktivis mahasiswa, LSM, dan politisi.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Adrianus Aba

Kota Kupang Sumba Barat
Previous ArticleDPRD Menduga Proyek TPT di Ketang Berkualitas Rendah
Next Article Kasus Buang Bayi di Helung, Ini Temuan Polisi

Related Posts

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.