Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dinilai Tidak pro Rakyat, DPRD Mabar Minta KUA PPAS 2017 Direvisi
Regional NTT

Dinilai Tidak pro Rakyat, DPRD Mabar Minta KUA PPAS 2017 Direvisi

By Redaksi22 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) diminta segera merevisi  Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plakfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2017 karena dinilai kurang pro terhadap kepentingan rakyat.

Penilaian ini menjadi sorotan dua anggota DPRD Mabar, Saleh Muhidin dan Ino Tanla pada sidang dengan agenda pemaparan KUA-PPAS 2017 di gedung DPRD Mabar, Senin (21/11).

Anggta Dewan asal PKPI, Ino Tanla menilai KUA-PPAS 2017 terkesan gamang dan ironis karena tidak sesuai dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) 2016-2021.

Ironi itu terungkap dalam anggaran pembangunan jalan yang dikurangi pemda Mabar di tengah pembangunan jalan berkualitas masih sangat dibutuhkan masyarakat sampai sekarang.

Selain itu,  Tanla  juga menilai ada unsur diskriminasi, tidak memenuhi rasa keadilan dan pemerataan antar wilayah.

Dalam anggaran KUA-PPAS/RAPBD Mabar 2017,  satu kecamatan dengan kecamatan lain di Mabar terjadi perbedaan yang mencolok soal besaran anggaran.

“ Apakah Bupati dan Wakil Bupati Mabar sekarang hanya milik orang Labuan Bajo saja?  Pemkab Mabar sebaiknya segera merevisi kembali KUA-PPAS 2017 ini. Semuanya harus dikaji ulang secara detail,” kata Tanla.

Hal serupa juga menjadi pandangan anggota DPRD dari Fraksi Keadilan Sosial, Saleh Muhadin dalam rapat Paripurna tersebut. Ia menyebut  KUA-PPAS 2017 Pemkab Mabar seperti jauh panggang dari api.

Anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan misalnya, tidak signifikan. Padahal Masyarakat Mabar sampai sekarang masih sangat membutuhkan banyak pembangunan jalan bermutu tinggi.

Oleh karena itu, Muhadin sepakat agar  KUA-PPAS Mabar 2017 mesti ditinjau kembali karena tidak sesuain dengan keinginan rakyat.

Sikap yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun, selaku pemimpin sidang tersebut.

“ Memang di naskah KUA-PPAS ini banyak anggaran untuk jalan tapi proyeknya di potong kecil-kecil. Dipertanyakan sekali ini. Saya memang sedih dengan ini. Makanya mari kita bedah KUA-PPAS ini dengan cermat dan harus jeli,” katanya.

Pemaparan KUA PPAS Pemkab Mabar 2017 pada sidang tersebut disampaikan Wakil Bupati Maria Geong. Pagu KUA-PPAS/RAPBD Mabar 2017 sebesar Rp.1 triliun lebih.

Anggaran tersebut untuk membiayai pembangunan langsung dan tidak langsung di daerah itu sepanjang 2017.

“Belanja langsung antara lain untuk pembangunan infrastruktur jalan dan lain-lain. Sedangkan belanja tidak langsung diantaranya untuk gaji pegawai,” kata Wabup Geong dalam sambutannya dihadapan rapat paripurna itu. (Eyo/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleBKH Terpilih Sebagai Pimpinan Pansus RUU Pemilu
Next Article Anggota DPRD Sikka Terdakwa Korupsi Belum Dinonaktif, TPDI: Ini preseden buruk

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.