Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Tiga Kades Perempuan Ikut Dilantik Bupati TTS
VOX DESA

Tiga Kades Perempuan Ikut Dilantik Bupati TTS

By Redaksi29 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tiga kades perempuan di TTS ikut dilantik
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Bupati TTS Ir. Paul V.R. Mella melantik 85 kepala desa di aula Mutis Kantor Bupati setempat, Jumat (29/06/2018).

Menariknya di antara 85 Kades yang dilantik terdapat 3 orang adalah perempuan. Ketiga Kades perempuan tersebut adalah Semris Oranty Lette, Yumida Manao dan Jinsunio Tanui.

Semris Oranty Lette yang dilantik sebagai Kades Noemuka Kecamatan Amanuban Selatan yang diwawancarai usai pelantikan menegaskan, dirinya akan bekerja sungguh-sungguh untuk melayani masyarakat.

Ia berjanji akan mengutamakan program dasar di Desa Noemuka yakni air minum bersih dan pagar bendar agar binatang atau ternak tidak masuk ke areal pemukiman warga maupun masuk di areal persawahan masyarakat.

“Air minum bersih yang diutamakan karena warga selama ini belum mendapatkan pelayanan air minum bersih. Di samping itu akan dilakukan pemisahan antara ternak dan warga dengan cara pagar bendar,” jelas Semris Lette.

Kades perempuan lainnya Semris Lette, Yumida Manao yang merupakan Kades Haumenbaki Kecamatan Amanuban Barat, lebih mengutamakan program pemberdayaan masyarakat desa, pembenahan administrasi desa yang dinilai cukup amburadul, pemasaran komoditi unggulan desa dengan melakukan pemasaran bersama.

Sedangkan Kades Netutnana Kecamatan Amanatun Selatan lebih mengutamakan membangkitkan hidup gotong royong dalam membangun jalan desa, menghidupkan PKK Desa dengan berkonsentrasi pada bidang tenun ikat, anyaman Muti, perkebunan dan sayur mayur.

Ketiganya mempunyai komitmen yang sama dengan mengedepankan pengelolaan dana desa secara transparan, akuntabel dan bertanggung jawab.

Sementara Bupati TTS Ir. Paul Mella dalam sambutannya menegaskan agar seluruh kepala desa untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, menanamkan jiwa membangun desa serta tetap menjaga hubungan baik antar sesama ditingkat desa.

 

Penulis: Paul Resi
Editor: Adrianus Aba

TTS
Previous ArticleKematian Poro Duka Menyimpan Duka Petani di NTT
Next Article Masyarakat TTS Diharapkan Tunggu Keputusan Resmi KPU

Related Posts

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.