Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»STKIP St. Paulus Ruteng Gelar Seminar Tentang Pembelajaran Tematik
Regional NTT

STKIP St. Paulus Ruteng Gelar Seminar Tentang Pembelajaran Tematik

By Redaksi26 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com– Program Studi pendidikan Guru sekolah Dasar (PGSD) STKIP St. Paulus Ruteng menyelenggarakan seminar  tingkat  program studi dengan tema “Pembelajaran Tematik Dalam Kurikulum 2013″ di Aula Van Rosmalen 12, Sabtu (26/11)

Seminar yang telah menjadi program rutin Prodi PGSD ini diikuti mahasiswa tingkat III STKIP St. Paulus Ruteng.

Marselinus Robe, M.Pd sebagai pemateri pertama mempresentasikan materinya dengan judul “Pembelajaran Tematik Terpadu Kurikulum 2013”.

Dalam pemaparannya, ia menekankan peran guru dalam penyajian materi dimana tema menjadi acuan dalam pembelajaran.

Ia menegaskan materi pembelajaran termatik yang berisi tema-tema kontekstual, sebab tema-tema tersebut seputar kehidupan keseharian peserta didik.

“Misalnya, tema Kelas 1 SD tentang Diriku; Kegemaranku; Kegiatanku; Keluargaku; Pengalamanku, Lingkungan bersih, sehat, dan asri; Benda, hewan, dan tanaman di sekitarku; Peristiwa alam” jelas Marsel.

Tema kelas 2 SD, lanjutnya,  tentang Hidup Rukun; Bermain di Lingkunganku; Tugasku sehari-hari, dan lain-lain, Lanjut Marsel.

Ia berharap agar para mahasiswa mampu menyelaraskan tema dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dimengerti oleh peserta didik nanti.

Sementara pemateri kedua, Stefanuh Divas, M.Pd mempresentasikan materinya yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal (Dengan Pendekatan Saintifik)”.

Pemilihan judul itu, berdasarkan  hasil analisisnya pada buku guru & siswa dimana ditemukan dua persoalan pokok, yakni pertama, bahan  ajar tematik berbasis budaya lokal belum tersedia sementara tagihan tema mengharuskan guru menyajikan materi sesuai dengan kebutuhan di daerah tempat tinggalnya.

Kedua ditemukan bahwa tidak semua guru memiliki pengetahuan dalam mengembangkan bahan ajar sendiri selain yang dikembangkan oleh Kemendikbud.

Karena itu menurutnya, guru harus mampu membuat bahan ajar sendiri yang sesuai dengan budaya lokal agar mudah dipahami siswa.

Theresia Lanung, salah satu peserta seminar tersebut  kepada VoxNtt.com menyampaikan tema dan materi seminar hari ini sangat penting dan aktual, sebab katanya materi langsung berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran dan tuntutan pendidikan saat ini.

“Saya bersyukur ada kesempatan untuk mengikuti seminar ini, sebab pada tahun 2017 saya dan teman-teman lain akan melaksanakan kegiataan PPL. Melalui seminar ini kami dapat mendapat bekal dari pemateri” Kata Thersia Lanung Mahasiswi semester V.

Hal yang sama dikatakan oleh Anjelina Suryani Parunganto. Ia mengatakan tema dan materi seminar tersebut sangat  penting  dan bermaanfaat dalam tugas dan karya kami kedepannya.  (Press release: Feliks Hatam/ VoN)

Previous ArticleDPC PDIP Ende Gelar Rakercab Satu
Next Article Pemuda Asal NTT di Jakarta Deklarasi Dukungan untuk Ahok-Djarot

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.