Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2018, Ini Total Kasus Laka Lantas di Polres Ngada
Regional NTT

Tahun 2018, Ini Total Kasus Laka Lantas di Polres Ngada

By Redaksi6 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Lantas Polres Ngada, AKP Sudirman (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kasat Lantas Polres Ngada, AKP Sudirman membeberkan data kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ngada dan Nagekeo tahun 2018 ini.

Menurut dia, kasus laka lantas di wilayah Polres Ngada sejak Januari- Agustus 2018 sebanyak 28 kasus.

Dari total tersebut, sebanyak 20 kasus di antaranya terjadi karena faktor manusia atau kalalaian pengendara.

“Ada empat faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, yakni faktor manusia, jalan, alam, dan kendaraan. Sejak bulan Januari sampai Agustus banyak kecelakaan terjadi wilayah hukum Polres Ngada, akibat faktor manusia yakni sampai 20 kasus. Sementara sisanya karena faktor jalan, alam dan kendaraan,”  ujar Kasat Sudirman saat ditemui VoxNtt.com, Rabu (05/09/2018).

Ia menjelaskan, berdasarkan fakta tersebut Sat Lantas Polres Ngada intens melakukan upaya antisipatif.

Upaya itu antara lain, memberikan pendidikan dan sosialisasi sejak dini tentang tertib lalu di sekolah, tempat ibadah, dan pangkalan ojek.

“Mengingat mayoritas kecelakaan disebabkan kelalaian manusia sendiri, sehingga mulai dari diri sendiri dan bersama-sama meningkatkan kewaspadaan saat mengendarai kendaraan bermotor,” kata AKP Sudirman.

Untuk mencegah ada korban laka lantas, kata dia, setiap pengendara kendaraan bermotor diwajibkan menaati aturan.

Selain itu, pengendara wajib menggunakan pengaman bagi diri sendiri. Itu seperti helm bagi pengendara sepeda motor dan memasang sabuk pengaman bagi pengemudi roda empat.

“Kami berharap dengan sosialisasi tertib berlalulintas, maka masyarakat bisa menaati aturan lalu lintas, sehingga angka laka lantas bisa ditekan seminimal mungkin,” ujar AKP Sudirman.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticleSoal Bacaleg, PKB Nilai KPU Manggarai Tebang Pilih
Next Article Gubernur NTT Diminta Tak Hanya Sebatas Moratorium Tambang

Related Posts

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.