Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Matim Diminta Verifikasi Penerima Bansos di Gurung Liwut
NTT NEWS

Pemkab Matim Diminta Verifikasi Penerima Bansos di Gurung Liwut

By Redaksi22 November 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi bansos
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Penerimaan bantuan sosial di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dikabarkan syarat nepotisme.

Pasalnya, dari semua jenis bantuan sosial dari pemerintah pusat di desa itu hanya didapatkan orang-orang tertentu saja.

“Semua jenis bantuan, mulai dari PKH, Rastra, dan bantuan rumah juga bantuan rumah stimulan, orang yang dapat itu-itu terus saja. Ada yang ekonomi lumayan, punya kios besar, dapat bantuan. Tapi yang ekonominya kurang, tidak diperhatikan pemerintah,” ujar SJ, salah satu warga Desa Gurung Liwut kepada VoxNtt.com di Borong, Kamis (22/11/2018).

“Saya minta Pemkab Matim melalui Dinas Sosial untuk verifikasi data penerima Bansos di Desa Gurung Liwut,” tambahnya.

Selain itu, ia meminta Dinas Sosial mengambil data langsung di desa untuk memastikan kondisi ekonomi masyarakat.

Dinas tidak boleh mengambil data di kantor desa tanpa cek langsung kondisi masyarakat.

“Kadang data yang ada di desa bisa dimanipulasi pemerintah setempat untuk kepentingan keluarga mereka,” ungkap SJ.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Gurung Liwut Manggarai Timur
Previous Article26 Peserta Bersaing Jadi Juara Lomba Pidato di Unimor
Next Article Keputusan Terkait Moratorium TKI Diterbitkan, Begini Penjelasan Kadis Nakertrans

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.