Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Drainase Tidak Berfungsi, Puluhan Rumah di Aeramo Terendam Banjir
Regional NTT

Drainase Tidak Berfungsi, Puluhan Rumah di Aeramo Terendam Banjir

By Redaksi6 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah warga Desa Aeramo terendam banjir setinggi 40 cm (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Puluhan rumah warga yang berada di RT 02, 06 di Dusun 2 dan RT 10, 09, dan 12 di Dusun 3, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo terendam banjir setinggi 40 cm akibat hujan turun beberapa hari terakhir.

Air meluap dan merendam rumah warga diduga karena saluran drainase di jalan tidak berfungsi dengan normal.

Martinus Mite, salah satu warga Desa Aeramo mengatakan, genangan banjir tersebut bukan terjadi hanya kali ini. Namun kerap terjadi saat musim hujan tiba.

“Soal banjir bukan hanya kali ini pak. Kami setiap kali musim hujan tidak luput dari bencana banjir,” ujar Martinus yang rumahnya ikut terendam banjir kepada VoxNtt.com, Minggu (06/01/2019) sore.

Menurutnya, banjir yang kerap kali terjadi ini sudah berulang-ulang disampaikan kepada pemerintah melalui musrenbangdes.

Sayangnya hingga kini keluhan warga seakan tidak direspon.

Bahkan, bukan hanya melalui musrembabgdes, kata dia, bencana banjir juga pernah menyampaikan kepada anggota DPRD Nagekeo asal Aeramo. Namun anggota dewan hanya sebatas janji.

“Mereka tunggu saat pileg baru datang minta suara. Kalau banjir seperti ini muka hidung mereka tidak kelihatan,” ujar Martinus.

Senada dengan Martinus, Yoris Goa, salah satu tokoh muda asal Desa Aeramo mengatakan, banjir di wilayahnya bukan hanya kali ini terjadi. Namun sudah berulang kali.

Bencana itu, kata dia, hanya dilihat sebelah mata oleh pemerintah maupun DPRD Nagekeo.

“Sebagai masyarakat Aeramo, kami minta Pemerintah Desa Aeramo tolong buka mata dan menjadi perhatian serius mengenai banjir yang selalu terjadi di setiap musim hujan,” ujar Yoris.

Anggota DPRD Nagekeo, Fransiskus Xaverius Ave mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Aeramo perlu diperhatikan serius oleh Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Sebab jika tidak segera diatasi, maka masyarakat terus menjadi korban.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Banjir Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleRumah Bapak Anton Lua Siap Dibedah
Next Article 11 Formasi CPNS di Manggarai Tidak Terisi

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.